11 parts Complete Demi berobat ibunya yang kena leukimia , Ibrahim berhenti dari kuliah tata boga semester 6 suatu universitas di Jakarta . Kebetulan bersamaan itu usaha mebel papanya sedang jatuh pailit karena ditipu teman sekolahnya , juga karena terkuras untuk beaya pengobatan mamanya.
Kebetulan dia menguasai 2 bahasa , bahasa Inggris dan bahasa Korea sehingga dengan mudah dia lolos dalam tes bahasa Korea di Depnaker. Tekatnya yang kuat mengantarkannya sebagai TKI di Korea Selatan , demi berjuang untuk kesembuhan ibunya.
Sayang , ternyata perjuangannya di Korea tidaklah mampu menyelamatkan nyawa ibunya , bahkan adik satu2nya pun harus meninggal dengan tragis , setahun setelah ibunya . Penyesalannya karena tidak bisa melindungi adik gadisnya menjadikan trauma berkepanjangan. Genap 17 tahun pas hari dimana dia berulang tahun , justru dikejutkan dengan kabar kematian adiknya yg mengenaskan Jenazahnya ditemukan dipinggir hutan dalam keadaan tak berbusana . Hasil sidik kepolisian dan autopsi , dia korban perkosaan dan digilir.
Kerja kerasnya di Korea memang mampu mengeruk banyak won , karena selain kerja di peleburan baja , malemnya dia kerja paruh waktu di restorant.
Genap sepuluh tahun setelah kontrak berakhir Ibrahim pun pulang . Betapa terkejunya didapatinya papanya yang duduk di kursi roda karena kecelakaan kerja . Berkat keuletannya akhirnya Ibrahim pun menjadi pengusaha muda yang sukses . Restourant spesial sop buntut dan iga yang sudah sukses dengan 10 cabang di kota - kota . Dan juga 8 minimarket grosir yang tersebar di kota - kota besar.
Permusuhan , persahabatan dan akhirnya berubah cinta dengan gadis desa yang cuma lulusan SMA dari kota kecil , Madiun. Sayangnya mantan Ibrahim seorang gadis psiko , yang ingin membuat hidup Aliva Al Hariri kekasih Ibrahim menderita tak henti-hentinya. Hingga berakhir dengan dimasukanya Aliva ke Rumah Sakit Jiwa berkat skenario Riris dan papanya yang kebetulan keduanya seorang dokter.