Please (Don't)Forget Me

Please (Don't)Forget Me

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 21, 2022
Memang ada yang harus berkorban -Grace 💗💗💗 Kau seperti mentari yang bersinar. Diawal pagi menyambut ku dengan cara yang paling hangat. Dan dipertengahan hari, aku seperti hujan yang turun tanpa ingin berhenti, yang awal nya mendung dan memiliki petir yang telah siap untuk menyambar keras di langit. Perlahan gerimis ku mulai turun, semakin deras dan deras. Aku mulai mengguyur segala kekuasaan mu, tanpa memikirkan perasaan mu. Aku terlalu egois dan tidak ingin mengalah, aku berharap kau yang akan mengalah. Sampai aku mengeluarkan segala tindakan dengan memanggil badai. Aku berpikir kau akan mengalah setelah ini, namun kau hanya diam, sabar dan membiarkan ku melampiaskan segala kemarahan ku tanpa memarahiku. Kesabaran mu membuat hujan ku semakin reda. Kau bahkan mengerti, jika aku menurunkan hujan tidak akan lama. Karena kau tau aku tidak akan mungkin sanggup. Karena melihat sikap mu itu, kau membuat alam tersipu dan mendatangkan pelangi ditengah kita. Kau terlihat tenang dan terlihat sangat kagum dengan pelangi yang indah. Beda ketika melihat diriku, kau terlihat sangat benci ketika melihat ulah ku, kau mengabaikan ku, bahkan ketika aku mengeluarkan petir yang paling keras. Bahkan disaat aku belum memulai nya kau sudah pergi meninggalkan ku. Sedangkan dia; pelangi, kau terlihat sangat semangat. Akhirnya aku sadar sekarang namun aku tidak akan pernah menyesal. Karena aku ini adalah hujan, aku dingin dan seperti inilah diriku. Sedangkan kau adalah matahari yang cerah, kau hangat. Kau pasti akan bahagia ketika bersama nya dan aku juga akan bahagia disaat aku bisa melupakan mu. Sudah lah, aku juga sudah tau jika kau lebih memilih nya dari pada diriku. Mungkin sekarang aku harus pergi, karena kau sudah memilih nya dan biarkan pelangi mewarnai harimu. Membuat dirimu senang adalah hal yang paling menyenangkan, walau pun aku harus mengorbankan diri ku dan melihatmu bersama dirinya, aku ikhlas. Berkorban lah untuk orang yang tepat -Ifander
All Rights Reserved
#541
anaksekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Hujan Dan Kamu (Completed)
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Memories in Moon
  • Dibalik Tawa
  • Hujan di Hari itu
  • a RAINBOW
  • Rain Sound
  • Haters and Lovers of Rain [END]

Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines