Story cover for ABOUT US by AyyaraElodie
ABOUT US
  • WpView
    Reads 766
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 766
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Apr 19, 2022
Apa yang lebih berharga daripada keluarga didunia ini? Ya, tidak ada. 

Kenapa?

Karena keluargalah tempat kita kembali, setelah menghadapi berbagai kelelahan dunia. Merekalah orang-orang pertama yang akan membuka pintu lebar-lebar untuk menyambut kita pulang. Kapanpun, dan dimanapun itu.

Dan itulah alasan mengapa kita harus mempertahankannya.

Seperti yang dilakukan mereka bersembilan, Ghibran dan kedelapan adiknya akan melakukan apapun demi keharmonisan keluarga mereka.

Namun, siapa sangka jika keharmonisan keluarga mereka dihancurkan oleh orang yang seharusnya menjadi orang yang paling mereka cintai? 

Lantas, bagaimana cara mereka kembali membangun keharmonisan yang telah hancur berkeping-keping itu?

Dan apakah mereka akan berhasil, atau justru menyerah dan pasrah dengan keadaan?
All Rights Reserved
Sign up to add ABOUT US to your library and receive updates
or
#27jiheon
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
A Letter to My Sister cover
OBELISK [END] cover
6 Raga 1 Jiwa [BOYNEXTDOOR] cover
SHE IS ACHA [ON GOING] cover
OUR HIDDEN FAMILY (End) cover
𝑊𝑜𝑢𝑛𝑑 𝐻𝑜𝑢𝑠𝑒 {𝑁𝑐𝑡 𝐷𝑟𝑒𝑎𝑚} 𝘌𝘕𝘋  cover
Our Emergency Calls  cover
HATED SAVIOR [Penyelamat Yang Dibenci] END cover
It's You! [CheolHan] ✓ cover
The Dandelion's cover

A Letter to My Sister

11 parts Ongoing

Ada sebuah rumah kecil yang berdiri dengan jendela penuh cahaya, tapi di dalamnya tersimpan kisah yang jauh dari kata sempurna. Di sana, seorang kakak bernama Arumi menjadi langit untuk empat adik laki-lakinya: Dion yang selalu mencoba jadi penopang, Haris yang berapi-api tapi diam-diam rapuh, Jewa yang menyembunyikan luka di balik senyum, dan Awan, si bungsu yang tumbuh terlalu cepat. Mereka bukan keluarga sempurna. Dunia menaruh mereka di persimpangan yang gelap, memaksa mereka berjalan dengan kaki telanjang, sambil menertawakan pahitnya hidup agar tidak hancur oleh kenyataan. Namun di balik tawa sarkas dan candaan receh, ada cinta yang diam-diam mereka jaga. Cinta yang membuat mereka bertahan, bahkan saat satu per satu kehilangan mulai merenggut kebahagiaan yang tersisa. "A Letter to My Sister" bukan sekadar kisah keluarga. Ini adalah cerita tentang cinta yang dipaksa tumbuh di tanah retak, tentang pengorbanan yang tidak selalu mendapat balasan, dan tentang kehilangan yang diam-diam menunggu di ujung jalan. Mungkin, di kehidupan lain, mereka bisa kembali duduk satu meja-lengkap, utuh, dan tanpa air mata.