Let time heal.

Let time heal.

  • WpView
    Reads 568
  • WpVote
    Votes 380
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Oct 15, 2022
Leat time heal,(biar waktu yang menyembuhkan)... Sebuah satu karya yang di buat dengan penuh rasa cemas dan keraguan akan di datangkan nya kegagalan dari usaha yang sudah ia lakukan.sebuah kisah yang menyangkut perjalanan selama 17 thn yang penuh dengan teka-teki dan orang -orang baru yang hadir.... Dengan penuh ambisi kata yang sudah di siapkan di rangkai dikit demi sedikit kegagalan dan ke menangan untuk jadi sebuah cerita yang berjudul ....leat time heal... Biarkan waktu menyembuhkan, ucap dari seorang anak remaja bernama "Asa" yang sudah lelah dengan hidup yang ia jalani. Asa yang hatinya terlalu sering di patahkan entah soal asmara atau pun soal pertemanan dan keluarga, Asa yang selalu kuat memendam sendirian. Kisah kehidupan asa Sari,seorang ibu asa yang sedikit overthingking tentang dunia remaja asa. Aslad,seorang ayah asa yang keras terhadap asa sering kali kasar namun pada akhirnya ayah nya berubah menjadi lebih baik dari sembelumnya. Alvito,seorang adik asa yang paling di sayang oleh ayah nya. Hamidah, seorang guru asa. Fatir,cinta pertama asa. Juna,seseorang yang hampir menghancurkan hidup asa. Dwi,kesya,ria adalah sabahat asa yang selalu ada saat asa Sedih dan senang. Siti,hatus,ratna,isah adalah teman baru asa di SMP. kl,dan ii. Adalah teman sekelas asa yang sering membantunya di SMK . Apa yang terjadi yah soal waktu?, mari kita lihat kehidupan seorang asa✨
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • THE RAIN
  • Biarkan Aku menjadi Payung-Mu untuk Kamu Berteduh (On Going)
  • Sweet Dreams, Sweetheart! [END]
  • JAM 3 SORE
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Our Times (Completed)
  • Double'A Season 2

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines