Who?
  • WpView
    LECTURES 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., août 5, 2022
Aku tidak pernah tau kalau orang yg paling aku kagumi akan menjadi orang yang paling kubenci. ___________________ "Saya salah-" "Ya emang lo yang salah! " Aku menjawab dengan penuh emosi. Dia benar benar mengesalkan. Semua orang juga sudah tau dia yang salah, banyak omong sekali. "Aira tolong kasih saya kesempatan, saya akan bertanggung jawab" lihat, dia selalu mengatakan hal yang sama. Aku akan menolaknya, tapi melihat ekspresi orang tua ku, aku merasa tidak bisa menolaknya. Ah, aku tau "Oke, gue bakal kasih lo kesempatan, tapi dengan syarat" "Apapun syaratnya" jawabnya cepat. Ewh, aku akan membuatmu berpikir seribu kali untuk syarat ini. "Yak, lo harus di dera- lo tau dera kan? Kalau gak tau, artinya lo harus di cambuk. Emm 100 kali, iya iya 100 kali." Aku meliriknya, uuhh ekspresi nya membuatku senang. Yaa seperti yang ku harapkan, dia sepertinya akan menyerah. "Bisa. Saya bisa, asal kamu menerima saya" WHAT!?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BHS
  • ALZEA (TERBIT)
  • Because I'm Stupid (End)
  • cursed zone
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • I'M Nagatha [END]
  • Shadows of the Main Story
  • Lembaran Coretan
  • World Of Magic [1]
BHS

"Setiap manusia pasti punya kecewanya masing-masing, maka hal besar yang wajib dihindari adalah dengan tidak menaruh harapan pada manusia lainnya". "Paham kan sama apa yang Oma bicarakan nduk, le ?". "Rio sih paham Oma, tapi sedikit hehe" sementara Disa hanya mengerjapkan matanya ketika berusaha mencerna nasihat yang Oma nya berikan. "Emmm kalo sekarang sih Disa gak paham Oma, tapi kalo besok besok aja pahamnya gak apa-apa kan ? Disa kan masih kecil Oma, belum pintar kayak bang Rio" "Halah Disa mah pahamnya cuma eskrim mochi Oma, kalo yang kayak ginian otaknya gak bakalan nyampe" "Bang Rio apaan sih, kan emang aku masih kecil mana ngerti yang begituan. Liat nih umur aku tuh masih 7 tahun". Disa menunjukkan jarinya tapi tidak sesuai dia bilang 7 tapi jari yang ditunjukkan ada 8 "Itu delapan peak". Rio hanya bisa memutar bola matanya jengah Oma yang melihat kedua cucunya pun hanya terkekeh "Iyaa kalian memang masih kecil, tapi kan tidak ada salahnya menerima nasihat dari Oma. Mumpung Oma masih ada". Setiap nasihat yang Oma nya berikan memang mengandung kalimat-kalimat bijak dan mungkin lebih cocok untuk orang yang lebih dewasa. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat cucunya yang masih kecil-kecil itu akan selalu mengingat nasihat yang diberikannya. Berharap pada manusia memang hal yang harus dihindari.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu