SISKAMLING

SISKAMLING

  • WpView
    Reads 1,457
  • WpVote
    Votes 510
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 15, 2025
Siskamling kepanjangan dari nama ketiga gadis SMA, yaitu Siska, Kama, dan Ling Ling yang besar di tanah sunda. Ketiganya juga senasib dari bayi, tidak ada orang tua dan hanya tinggal di panti asuhan sampai umur 18 tahun. Sampai suatu secercah harapan itu muncul, Siskamling memutuskan untuk pindah ke Jakarta dengan bibinya-pengasuh panti asuhan-yang akan kembali ke sana. Di kota baru dan lingkungan baru, Siskamling selalu maju dan tak gentar sekalipun dengan orang-orang yang mengusiknya. Terutama teman-teman sekelas mereka. Tapi meskipun begitu, teman-temannya mempunyai konflik kehidupan masing-masing yang melibatkan Siskamling untuk masuk ke dalam hidup mereka. Maka dari sana, semua akan terlibat satu sama lain. Berbagai emosi, pikiran, dan tindakan akan turut ikut serta demi mencapai satu titik cahaya yang akan mengeluarkan mereka semua dari satu permasalahan diakhir cerita. "Persahabatan tanpa cinta itu gak lengkap. Tapi cinta tanpa persahabatan, tidak akan menjadi sahabat sampai sekarang."
All Rights Reserved
#126
baik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • Kronik Damas
  • REYKA✓ (TAMAT)
  • LEITHLEACH
  • GALANG [SELESAI]
  • Stop It, Darka! [END]
  • QUERENCIA ✔️
  • JAM 3 SORE
  • GAREIN [END]

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines