sayap yang hilang

sayap yang hilang

  • WpView
    مقروء 0
  • WpVote
    صوت 1
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: جمعة, مايو ٣٠, ٢٠٢٥
Sejak kecil, Cahya tumbuh dengan bayang-bayang yang tak pernah benar-benar pergi-sosok ayah yang tak ia kenal, hanya hadir dalam potongan cerita dan tatapan kosong ibunya. Di rumah, tak ada suara laki-laki yang memanggil namanya dengan bangga, tak ada tangan yang menggandengnya ketika ia takut gelap. Saat remaja, hidup mulai mendesaknya dengan pertanyaan yang tak bisa terus dihindari: Siapa dirinya? Dari mana separuh jiwanya berasal? Sebuah surat tua yang tersembunyi dalam laci, selembar foto lusuh, dan bisikan masa lalu membawa Cahya dalam perjalanan penuh emosi dan kebenaran yang tak selalu mudah diterima. Dalam pencariannya, Cahya tidak hanya mencari seorang ayah-ia mencari dirinya sendiri. Sebuah kisah tentang kehilangan, keberanian, dan harapan yang tumbuh dari luka. Jejak yang Hilang adalah cermin bagi siapa pun yang pernah merasa kehilangan sosok penting dalam hidupnya. Sebuah kisah tentang tumbuh meski tak lengkap, tentang menemukan cahaya bahkan ketika langit tak menjanjikan terang.
جميع الحقوق محفوظة
#50
rahasiamasalalu
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Dalam Diam | Hiatus
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Forever just a dream (𝙊𝙣 𝙂𝙤𝙞𝙣𝙜)
  • NESTAPA [On Going]
  • Time Loop
  • Cawa
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Aneyra -after meet you

Dalam Diam Ia tumbuh dalam dunia yang tenang tapi penuh celah. Seorang gadis yang dibesarkan oleh ibu tunggal, di antara kasih yang tulus dan kisah yang setengah jadi. Ibunya tak pernah marah, tapi juga tak pernah benar-benar bercerita. Tentang masa lalu, tentang ayahnya, tentang rumah yang seharusnya jadi tempat kembali-semua hanya hadir dalam potongan-potongan kabur yang tak pernah lengkap. Hidupnya berjalan seperti itu, penuh tanya yang tak lagi ia kejar jawabannya. Sampai suatu hari, dunia yang ia kenal mulai bergeser. Sebuah surat undangan membawa namanya ke ajang Olimpiade Sains Internasional. Pemeriksaan kesehatan hanyalah prosedur awal-begitu ia kira. Namun rumah sakit tempat pemeriksaan itu justru menjadi simpul dari benang-benang yang selama ini kusut dalam kepalanya. Nama 'Diranata' menampar ingatannya, menghidupkan kembali bisikan-bisikan yang dulu sering didengar namun tak pernah dimengerti. Dan di antara lorong putih dan suara monitor medis, ia bertemu Gracia. Seorang dokter muda yang baik dan tenang, namun tak tahu bahwa yang sedang duduk di hadapannya mungkin adalah kakaknya sendiri. Ia mengenali wajah itu. Bukan dari ingatan, tapi dari foto lama-foto yang selama ini disimpannya tanpa tahu maknanya. Foto mamanya, memeluk seorang anak kecil yang bukan dirinya. Kini ia tahu, siapa gadis kecil itu. Tapi tetap memilih diam. Diam, karena belum waktunya bertanya. Diam, karena kadang kenyataan lebih menakutkan dari dugaan. Dan diam, karena hatinya belum siap menerima apa yang mungkin telah lama ia tunggu. Langkahnya pelan, tapi pasti. Satu demi satu, rahasia yang terkubur mulai muncul ke permukaan. Bukan dengan dramatisasi, tapi lewat tatapan, pertemuan singkat, dan perasaan yang tak bisa dijelaskan. Ini bukan hanya tentang siapa dirinya, tapi juga tentang apa artinya memiliki rumah-dan kehilangan rumah itu tanpa tahu kapan. Dalam diam, ia belajar memahami. Dalam diam, ia memilih bertahan. Dan dalam diam pula, ia akhirnya berani mencari pulang.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى