sayap yang hilang

sayap yang hilang

  • WpView
    Leituras 0
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, mai 30, 2025
Sejak kecil, Cahya tumbuh dengan bayang-bayang yang tak pernah benar-benar pergi-sosok ayah yang tak ia kenal, hanya hadir dalam potongan cerita dan tatapan kosong ibunya. Di rumah, tak ada suara laki-laki yang memanggil namanya dengan bangga, tak ada tangan yang menggandengnya ketika ia takut gelap. Saat remaja, hidup mulai mendesaknya dengan pertanyaan yang tak bisa terus dihindari: Siapa dirinya? Dari mana separuh jiwanya berasal? Sebuah surat tua yang tersembunyi dalam laci, selembar foto lusuh, dan bisikan masa lalu membawa Cahya dalam perjalanan penuh emosi dan kebenaran yang tak selalu mudah diterima. Dalam pencariannya, Cahya tidak hanya mencari seorang ayah-ia mencari dirinya sendiri. Sebuah kisah tentang kehilangan, keberanian, dan harapan yang tumbuh dari luka. Jejak yang Hilang adalah cermin bagi siapa pun yang pernah merasa kehilangan sosok penting dalam hidupnya. Sebuah kisah tentang tumbuh meski tak lengkap, tentang menemukan cahaya bahkan ketika langit tak menjanjikan terang.
Todos os Direitos Reservados
#8
keluargaberantakan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cawa
  • Kaca yang retak
  • Aneyra -after meet you
  • Sea Gentala (Tamat) ✔️
  • Dalam Diam | Hiatus
  • REKSA: The Last Bell
  • Forever just a dream (𝙊𝙣 𝙂𝙤𝙞𝙣𝙜)
  • Time Loop
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
Cawa

"Cawa" adalah kisah cinta yang tumbuh dari luka, bertahan dalam ujian, dan diuji oleh waktu serta jarak. Di balik senyumnya yang lembut, Cawa menyimpan dunia yang rapuh-masa lalu penuh luka, kehilangan, dan perjuangan yang tak pernah usai. Dan di sisinya, ada Iki, seorang pria sederhana dengan masa lalu yang keras, yang menjadikan cinta sebagai perjuangan, bukan sekadar rasa. Bagi Iki, mencintai Cawa bukan hanya tentang memiliki, tapi tentang melindungi, menjaga, dan memberi tempat paling aman bagi hati yang sudah terlalu sering terluka. Ia tidak hanya ingin bersamanya dalam tawa, tapi juga dalam tangis. Tidak hanya dalam senang, tapi dalam seluruh badai kehidupan. Kisah ini membawa pembaca menyusuri malam-malam kota, percakapan ringan penuh harapan, hingga tangis lirih dalam pelukan terakhir. Restu keluarga datang sebagai cahaya, tapi semesta tak pernah membiarkan cinta tumbuh tanpa ujian. Jarak, waktu, dan kesibukan perlahan menjadi jurang yang memisahkan, hingga keduanya mulai kehilangan sesuatu yang dulu sangat erat mereka genggam. Dalam keheningan pendakian gunung dan dinginnya malam, Iki menemukan ketenangan sementara dari luka yang tak pernah bisa ia ucapkan. Tapi satu hal tak pernah berubah-namanya masih Cawa. Dan rindunya, selalu mengarah ke sana. Cawa bukan hanya kisah cinta dua anak manusia. Ini adalah cerita tentang pengorbanan, kesetiaan, luka yang disembunyikan, dan harapan yang digantungkan pada langit yang kadang terlalu jauh. Sebuah kisah yang akan membuatmu diam, menangis, dan bertanya: Apakah cinta sejati harus selalu memiliki? Atau cukupkah dengan... tetap mencintai, meski dalam diam?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo