i don't cray

i don't cray

  • WpView
    GELESEN 5
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Apr. 21, 2022
-Saya bisa lihat hal yang tidak bisa kalian lihat, dan saya butuh seseorang untuk menenangkan saya - "Aletta zeus widantara" -Saya bisa bantu kamu tapi ikuti apa cara saya - "Alex wihana aldintara " °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Ini cerita tentang Aletta yang bisa melihat yang tidak bisa kalian lihat , kehidupan penuh kesedihan , misteri, dan liku liku. Aletta butuh sosok penenang dalam hidupnya. Dan Alex menjadi pelindung bagi aletta dikala sedih , binggung, dan menjadi tempat sandaran bagi aletta.
Alle Rechte vorbehalten
#32
matabatin
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Edrea
  • AKSARA
  • PROMISE
  • AKSARALETTA
  • Sezaletta [END]
  • LIVE WITH MY HUSBAND (TAMAT)
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Sexy Math Teacher [End]
Edrea

Dia hanya seorang gadis yang bangun hanya untuk bertahan hidup. Hidupnya tidak semewah yang sering kita lihat dilayar. Bukan juga seindah caption orang-orang yang sibuk memamerkan kekayaan. Entah itu tas baru, liburan keluar negeri, punya rumah yang bak istana yang pencapaianya katanya hasil kerja keras, padahal sering kali itu hanya topeng dari kehampaan sehingga selalu butuh perhatian. Dia bukan siapa-siapa. Tidak punya orang tua, tidak punya rumah yang bisa disebut pulang sepenuhnya. Dia hanya punya dirinya sendiri, dan keberanian kecil untuk tetap bangun disetiap paginya. Lucunya, orang-orang sering bilang hidup itu tentang berjuang. Padahal, Sebagian dari kita tidak sedang berjuang untuk sukses, tetapi hanya untuk berjuang untuk bertahan. Didunia yang terlalu sibuk mengejar Cahaya, gadis itu memilih untuk belajar mencintai gelap, karena hanya disana dia bisa mengenal dirinya yang sebenarnya. Gadis yatim piatu yang takut untuk membayangkan keindahan karena dia hanya akan berjalan disekitar kegelapan sampai sang pencipta memanggilnya. Diluar sana, media sosial sudah seperti panggung besar. Semua orang tampil dengan topeng terbaiknya. Dan entah sejak kapan, kesederhaaan mulai dianggap sebuah kegagalan. Gadis itu sering kali merasa kecil karena tak punya orang tua sebagai tempat untuk berlindung dan aku hanya berkompromi dengan dirinya sendiri dan mencoba untuk bertahan disetiap detiknya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien