RECIA

RECIA

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 23, 2022
Bukan salah takdir. Salahkan keadaan, dimana saat dia ada aku tak menganggapnya. Menyesal disaat dia benar-benar hilang membawa semua rasa sesak. Penyesalan membuat aku tersadar, betapa berharganya dengan yang selalu ada daripada yang selalu dinanti. Jika semua bisa terulang, beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Mengganti dengan kebahagiaan yang dia harapkan. Ribuan duri yang aku tancapkan untuknya, tak akan mampu membuat nya untuk selalu menjauh dariku. Aku gadis bodoh yang selalu mendapat ketulusan dari seorang pria yang sangat tulus. Yang mengerti artinya berjuang dan aku yang tak paham artinya diperjuangkan. Yang selalu ia katakan: "Aku ga maksa kamu buat balas perasaan aku, aku cuma mau kamu bahagia dengan caraku" ~CiaraNabilaMahendra💔
All Rights Reserved
#377
baik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • ALANINDIA
  • Amour (COMPLETE)
  • Matematika
  • BETWEEN
  • 콧노래 From Fit
  • Abarasha [End]
  • CLOSER
  • My ice girl
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐆𝐢𝐫𝐥•| [On going]

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines