Semenjak malam itu aku menerka, gurat mana dari garis tanganmu yang berarti namaku. Namun, kini aku berhenti. Seharusnya aku sudah tahu jawabannya sedari kamu menginjakkan kaki di Halimun.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Kamu bersinar terang, jadi pusat segalanya, sementara aku cuma bisa berputar di orbitmu. Terjebak dalam tarikan yang nggak bisa kuhindari.
Atau aku memang ditakdirkan buat terus mengelilingimu, selamanya tersesat dalam orbitmu?