Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Athena's Statue

Athena's Statue

  • WpView
    Membaca 58
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 23, 2022
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Abigail yang sedang beristirahat di bangku taman kampusnya itu melihat patung dewi Yunani,Athena. Dirinya merasa terpanggil dan menyentuh patung itu dan tanpa Abigail sadari, sedikit-sedikit ia telah membuka ingatan kehidupan masa lalunya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#471
dreams
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • Become The Antagonist's Sister?
  • Memory of Heaven
  • HOPE: Dream World
  • Pleine Lune
  • 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐋𝐄𝐋 𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐒𝐓𝐑𝐈𝐍𝐆𝐒
  • CAMELIA [END]
  • Become An Antagonist (END)
  • TRANSMIGRASI BERDARAH BL (END)

Raina, gadis 16 tahun dengan rambut sebahu dan tatapan selalu penasaran, berdiri terpaku di depan rumah tua yang diwarisi dari neneknya. Bangunan itu berdiri seperti bangkai raksasa di tengah desa kecil bernama Windmere, penuh dengan tanaman rambat dan cat yang mengelupas. Tapi yang paling menarik perhatian Raina bukan dindingnya, melainkan cermin besar di loteng, berbingkai perak dengan ukiran aneh seperti simbol bintang, mata, dan akar pohon. "Aneh... kenapa cermin ini dingin sekali, padahal lotengnya panas," gumam Raina, meletakkan tangannya di permukaannya. Begitu jari telunjuknya menyentuh simbol di sudut kanan atas, udara di sekitarnya bergelombang. Cermin itu bersinar lembut biru, dan permukaannya mulai berputar seperti pusaran air. Sebelum Raina sempat mundur, sebuah suara terdengar di dalam kepalanya: "Pewaris Cahaya, waktumu telah tiba." Dan dalam sekejap, tubuhnya tersedot ke dalam pusaran itu. Raina terjatuh di atas rerumputan ungu dan langit jingga - dunia asing yang tampak seperti mimpi dan mimpi buruk bersatu. Makhluk bersayap perak melayang di udara. Pohon-pohon berbisik. Di kejauhan, berdiri sebuah menara kristal yang memancarkan sinar ke langit. "Selamat datang di Aetheria," kata seorang anak laki-laki sebaya yang tiba-tiba muncul di sampingnya. "Kami sudah menunggumu selama dua abad."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan