Gotta Break Our Covalent Bond

Gotta Break Our Covalent Bond

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 4, 2022
Sebuah novel yang mengisahkan percintaan gadis berliontin tengkorak di akhir masa SMA. Feyla Vallencia dan Alfa Deffa Nalendra sama-sama merasa bahwa dirinya berada dalam ruang One-Sided Love. Namun, ternyata keduanya menaruh rasa satu sama lain. Feyla sebagai pemeran utama memutuskan untuk tidak egois. Dengan segala hipotesis yang menghampiri Feyla, dia menyimpulkan untuk tidak merebut Deffa dari penciptanya. Mungkin kamu tercipta untukku Sayangnya semesta tak memberi restu Kamu bukan takdir yang harus kurebut Sebrengsek apa pun aku mengagumimu Tak akan pernah aku merebut kamu Dari Tuhanmu -Feyla Vallencia
All Rights Reserved
#62
onesidedlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salju Pertama di New York
  • Cinta Yang Terpendam [FreFlo]
  • Hati Yang Menanti (Tamat)
  • AFKARA [END]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Dua Hati di Antara Kata
  • Malam & Mahesa ✔️
  • Xless Marriage
  • The Blooming Lady [completed]
  • Forced to be Yours

Menjadi putri seorang pengusaha ternama, tidaklah membuat Anna merasa bangga. Gadis berdarah seni itu tidak menyukai popularitas. Terlebih ayahnya selalu membanding-bandingkan Anna dengan prestasi kedua kakaknya, membuat Anna semakin benci terlahir dalam keluarga mereka. Karena pertengkarannya dengan sang ayah, Anna memutuskan untuk pergi. Mempertemukannya dengan Axelle Adams, seorang pria tampan yang memiliki hobi mempermainkan perasaan wanita berwajah Asia. Apakah Axelle mampu menopang Anna yang sedang berada di titik terbawah dalam hidupnya? Mampukah pria itu menjadi penengah antara Anna dan keluarga? Kisah ini tentang cinta, luka, keluarga, dan masa lalu. *** "Menjauhlah dariku." "Kenapa?" "Aku tidak sebaik yang kau pikirkan." "Aku tidak peduli siapapun dirimu." "Aku tahu kau seorang gadis yang baik, dan aku takut suatu saat kau akan hancur karenaku." "Hidupku bahkan sudah hancur jauh sebelum aku mengenalmu." *** (Follow dulu sebelum baca)

More details
WpActionLinkContent Guidelines