Semesta dan Rencananya

Semesta dan Rencananya

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 21, 2022
ft. Huang Renjun. 'Jodoh itu di tangan Tuhan, kita mah jangan takut kehilangan.' Tapi, kita juga perlu ingat. Jika tak hanya jodoh yang ada di tangan Tuhan. Kematian pun juga ada di tangan Tuhan. Tuhan punya rencana sendiri. Semesta ini, bukan manusia yang mengatur. Mau tak mau, suka tak suka, semuanya akan terjadi. Sedih ataupun bahagia, semua itu sudah terencana. Kita tak bisa marah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembali Bersamamu (END)
  • YOU and ME ( END )
  • ♥ All Of Me ♥
  • Everything Will Be Okay
  • Always Back To You | Nathan Noel Tjoe A On
  • Dear Kekasih Halal
  • QODARULLAH
  • Cause No Body's Perfect
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun

Rianti Kana Maharani nggak akan pernah tahu apa yang akan terjadi beberapa menit kemudian. Yang ia tahu adalah kehidupannya yang sangat sempurna. Tetapi kesempurnaan yang selalu ia agungkan, sirna begitu saja. Dunia serasa kelam. Tidak punya harapan lagi untuk hidup. Tuhan terasa tidak adil baginya. Tetapi kedua buah hatinya terus menguatkan hatinya. Yang justru meyakinkannya bahwa Tuhan selalu sayang pada nya. Cobaan yang ia hadapi membuatnya kuat. Bukan hanya pasrah akan keadaan. Tetapi bagaimana hatinya? Doni Akmal tidak pernah bisa melupakan cinta pertamanya yang selalu melekat di dirinya. Berkali kali penolakan tak mematahkan semangatnya untuk terus mendekat. Kenyataan pahit yang membuat dunianya runtuh adalah ketika wanita yang sangat ia cintai menikah dengan lelaki pilihan nya. Doni pergi menjauh dari cinta pertamanya. Ia berjanji tidak akan pernah mencintai wanita jika bukan cinta pertamanya. Tetapi bagaimana jika mereka dipertemukan kembali oleh Tuhan? Apakah mereka akan menolak? Apakah ia pernah berfikir bahwa jodoh yang sekarang adalah benar jodohnya hingga akhir hayat? Mengapa Tuhan mentakdirkan kita bersama kalau kita justru telah memiliki kekasih? Apakah akan ada kesempatan ke dua atau ke tiga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines