Love is Love

Love is Love

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 23, 2022
"Ether...a-a-apakah kau akan selalu me-mencintaiku?"ucap Leo lirih.Sakit dibagian dadanya benar-benar sudah tidak bisa ditahan. "Aku akan selalu mencintaimu Leo,bahkan jika kita terlahir kembali dengan gender yang sama"balas Ether sambil mengelus puncak kepala kekasihnya itu dengan lembut,ia sekuat mungkin menahan air matanya agar tidak jatuh. "T-terima ka-kasih telah mencintaiku dengan begitu tulus Ether,a-aku bisa pergi d-dengan bahagia"lirih Leo sambil tersenyum.Perlahan,manik coklat itu mulai tertutup,meninggalkan tangisan dalam diam lelaki yang sekarang memeluk erat tubuh kaku itu.
All Rights Reserved
#85
pria
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kecebong Titan
  • Aku, kamu dan logika
  • [END] YANG PEKA DONG!! [BL]
  • My Boss BL {COMPLETED} ✅
  • I know we're just friends! - [Minsung]✓
  • Eksistensi (BL) (END)
  • CASPIAN
  •  [BL] Inisial R Itu Milikku
  • My Beloved Mr. Hwang (Tamat)
  • [BL Story] B.E.L.I.E.V.E - [Completed✅] [OffGun]

"Gue gak setuju!" suara Deon meninggi, nadanya tajam, penuh tekanan. Tatapan matanya menusuk, kayak mau nembus dada Juna. "Lo serius mau gugurin anak itu?" Juna berdiri dengan tangan terkepal, wajahnya udah merah karena emosi. "Iya, serius! Kenapa? Ini anak gue, tubuh gue, hidup gue! Gue punya hak mutlak atas semuanya!" "Lo mau kabur dari semuanya, ya?" Deon mendekat, ekspresinya gak main-main. "Tapi lo lupa satu hal, Jun. Anak itu juga darah gue. Gue gak bakal diem." Juna mendengus, setengah tertawa, setengah nangis. "Gue gak peduli! Gue gak mau nikah sama lo, Deon. Gak ada yang bisa maksa gue. Bahkan lo." Deon menghela napas panjang, nahan emosi yang udah meledak di dadanya. "Itu kecebong Titan yang lo anggap masalah itu... dia juga anak gue. Dan cepat atau lambat, dia bakal jadi penerus keluarga Zoldyck." Juna terdiam sejenak. Nafasnya berat. Matanya mulai berkaca-kaca. Tapi dia tetap berusaha kuat. "Lo mikir soal nama keluarga, gue mikir soal hidup gue. Kita gak pernah satu jalan, Deon..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines