Story cover for MOMMY by heppyxx
MOMMY
  • WpView
    Reads 374,220
  • WpVote
    Votes 25,797
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 374,220
  • WpVote
    Votes 25,797
  • WpPart
    Parts 24
Complete, First published Apr 21, 2022
END


Keseharian submisif cantik 'Park Renjun' mengurus keempat putra nya yang memiliki kepribadian berbeda-beda

Menyembunyikan triplets dari ayah kandung mereka sendiri memang ide gila yang pernah ada akan tetapi bagi renjun itu adalah satu-satunya jalan terbaik demi kehidupan nya bersama keempat anak nya















WARNING 🚫
HOMOPHOBIC HARAP MENJAUH DARI LAPAK INI ‼️
JANGAN DI BAWA KE RL 




enjoy everyone~
All Rights Reserved
Sign up to add MOMMY to your library and receive updates
or
#688hyuckren
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
ARRANGED MARRIAGE: THE STRATEGIC ALLIANCE SEASON 2 cover
Second Life || Jaemren (End) cover
Keluarga Cemara||•Jαёгεη [Finish✓] cover
Eomma untuk jisung (Jaemren) END✅ cover
dream's kosan. cover
[☑]『 ʙᴜʙʙʟʏ 』 cover
YOU ARE MINE || RENJUN HAREM cover
FAN OR SAVIOR || NOREN cover
Smoothie (jaemren) cover
MY PARENTS || JAEMREN 🍁 cover

ARRANGED MARRIAGE: THE STRATEGIC ALLIANCE SEASON 2

24 parts Ongoing

Dalam sebuah permainan catur tingkat tinggi, dua pemain utama menggerakkan takdir dunia. Sang penguasa energi global, maestro energi yang percaya dunia berputar pada sumbu struktur, aturan, dan kontrol. Baginya, setiap komitmen adalah merger yang harus dikalkulasi sempurna. Berseberangan dengan dunianya yang terukur, seorang diplomat revolusioner, jenius yang ditakuti di forum internasional, adalah idealis taktis yang yakin kata-katanya lebih mematikan daripada senjata. Baginya, otonomi adalah segalanya. Ketika dua dinasti memaksa keduanya untuk bersatu, yang tercipta bukanlah pernikahan biasa, melainkan aliansi strategis paling berisiko dan paling bernilai yang dapat dibayangkan. Di balik tirai kemewahan dan kekuasaan, di mana setiap senyuman menyimpan agenda terselubung dan setiap jabat tangan adalah sebuah manuver politik, mereka harus berhadapan dengan kenyataan pahit, ancaman terbesar terhadap "merger" mereka bukanlah rival di luar, melainkan benteng pertahanan dalam diri mereka sendiri. Ego yang membara dan ketakutan untuk kehilangan kendali. Dalam dunia di mana setiap langkah adalah kalkulasi dan setiap kata adalah senjata, mereka akan menemukan bahwa fondasi yang paling rapuh, sebuah pernikahan yang diatur bisa saja menjadi aliansi terkuat yang pernah mereka miliki, jika mereka berani melampaui logika dan mengizinkan kepercayaan tumbuh.