LET IT BE

LET IT BE

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
••• Berawal dari gagal diterima di sekolah yang dia impikan. Bersekolah di sekolah favorit adalah mimpi buruk bagi Accy. Tapi siapa sangka, ternyata ia diterima di sekolah tersebut. (walaupun jalur zonasi). Seperti judul "LET IT BE" Biarkan hal itu terjadi... - - - Dia tau, bahwa masuk ke sekolah favorit adalah penghargaan terbesar bagi orangtuanya. Di sisi lain dia berpikir, bahwa jika ia diterima di sekolah itu, maka ia akan bersaing lebih ketat lagi. Ia tidak menginginkan hal yang seperti itu. Dia hanya ingin bersaing dengan anak-anak yang nakal dan terkenal jagoan di sekolahnya, bukan bersaing dengan anak yang jenius. ••• Aneh, tapi memang begitu prinsipnya. Sampai suatu hari notif chat membanjiri layar HP nya. Banyak dari teman-temannya yang mengucapkan selamat kepadanya. Ia kesal, kenapa mereka mengucapkan selamat? Accy tidak ingin mendengar kata-kata seperti itu. Ia hanya ingin memikirkan bagaimana caranya agar bisa pindah dari sekolah itu. • • • • • Cover by: pinterest SELAMAT MEMBACA HAPPY READING^^ • • • • •
All Rights Reserved
#6
letitbe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • THE PREMIUM CLASS ( ON GOING )
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Just You
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Sahabat yang Kembali (Boboiboy × You) [Ongoing]
  • Friendzone?
  • Don't Give Up
  • dimana janji tersebut

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines