"𝖜𝖆𝖑𝖆𝖚𝖕𝖚𝖓 𝖙𝖆𝖐 𝖒𝖚𝖓𝖌𝖐𝖎𝖓, 𝖆𝖐𝖚 𝖙𝖊𝖙𝖆𝖕 𝖇𝖊𝖗𝖍𝖆𝖗𝖆𝖕 𝖐𝖎𝖙𝖆 𝖒𝖊𝖓𝖚𝖆 𝖇𝖊𝖗𝖘𝖆𝖒𝖆"
••••••
"Kita harus bareng-bareng sampe kita udah sukses nanti ya!" ucap seorang gadis kecil, Zoya Fersllyn.
"Harus! Pokoknya, kita gak boleh saling ninggalin, oke?" ucap seorang anak laki-laki, Barra Nathaniel.
•••••
"Aku mau jadi Pramugari, biar bisa terbang tinggi kayak pesawat itu." ucap gadis itu sembari menatap pesawat yang terbang diatasnya.
"Aku mau jadi Pilot nya, terus kamu naik pesawat aku, akan aku bawa kamu ke tempat yang paling tinggi."
"JANJI YAAA!!"
•••••
"Zoya, aku mau pergi sebentar, kamu tunggu aku ya? Aku bakal pulang kok."
"Nggak akan lama kan?"
"Enggak, cuma sebentar kok. Barra kan nggak bisa kalau jauh dari Zoya."
•••••
"Barra masih lama ya perginya? Zoya kangen..."
•••••
"Zoya masih nungguin Barra disini, kenapa Barra nggak pulang-pulang?"
•••••
"Katanya pergi sebentar?"
•••••
"BARRA BOHONG! BARRA INGKARIN JANJI! ZOYA BENCI SAMA BARRA!!!"
Selain dipisahkan karena cita-cita, mereka juga tidak akan bisa bersama karena ada tebing yang begitu tinggi hingga membuat mereka tak mampu menggapainya.
****
start : april 22
end :
[SLOW UPDATE]
Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang?
________
Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita.
Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya.
Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini.
Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya?
***
"Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya.
"Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa,"
"Gak!"
"Ini mustahil!"
"Gak mungkin!"
"Bagaimana bisa?!"
Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.