Beri aku waktu

Beri aku waktu

  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 30, 2022
Di malam hari ia selalu berdoa agar tuhan bisa memperlambat waktu,agar keadaan bisa mendukung nya. Hudzaefah musdalifatu syaim pria pemendam yang menanggung semua rasa sakitnya dan menyembunyikan rahasia tentang penyakit yang ada di dirinya sendirian Dia masih ragu untuk memberitahu semuanya tentang keadaan nya yang terus terancam oleh kenyataan Hudzef sudah pasrah tentang nasibnya yang sulit mendukung nya ,dia membiarkan waktu terus berjalan semestinya. Hingga seorang wanita hadir di hidupnya gadis ceria dengan sejuta cerita, Keziya al kesya kanara semenjak kehadiran nya Hudzef berubah pikiran akan doanya yang dia simpan setiap malam Doa yang awal nya mohon di beri kelapangan dada akan semua yang dia rasakan ,kini bertambah dengan doa yang baru. sebuah harapan yang sangat dia impikan.Walau terus di kejar kenyataan Hudef selalu berdoa di setiap malam....."tuhan beri aku waktu"
Todos los derechos reservados
#462
waktu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TERHIMPUN RINDU~dalam  sujud cintaku
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • ANTRIAN DOA
  • Doctor's Angel
  • ZARAIDEN [End]
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • Tertulis Dalam Doa
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Namamu dalam sujudku
  • Jodoh Terhalang Restu

Sebuah kisah cinta mengusung rindu bertahun lama, terhimpun pada setiap sujud namun ia menjadi puing-puing yang berserakan saat fitnah dan dusta bagai kain nipis yang melangsiri antara dua jasad dan jiwa ingin bersatu. Halus dan licik. FIRMAN. Saat berkelana mempertemukannya dengan Fusaylah, Birgitta namun dia terkesan dengan kemunculan semula Zafeya. Kehadiran Zafeya bukan sesuatu yang kosong pada dirinya. Firman teruji rasa yang hebat, bila sang gadis bukan sahaja menolak cintanya, tetapi juga membuang cinta TUHAN! ZAFEYA. Saat citra muslimahnya dibadai ujian cinta manusiawi, dia merasakan tuhan amat kejam. Dia dilanda krisis kepercayaan, lelah dan terhanyut sehingga dia begitu tega mempersoalkan sifat Ar-rahman dan Ar-rahim tuhan. "...dan usahlah berkata bahawa tuhan itu tidak akan membebani hambanya dengan ujian yang tidak mampu dipikulnya. Demi tuhan, dia lebih mengetahui bahawa saya lemah dan bisa larut dalam derita berpanjangan begini, tapi kenapa dia masih memberi saya ujian ini? Bukankah ini bermakna dia zalim?"~Zafeya Ayat surah Al-Baqarah ayat 286 itu dipersoal membuatkan Firman beristighfar lebih panjang bersama nafas yang beralun kesal. Hatinya benar-benar runtun menghadapi kata-kata yang dilanda krisis kepercayaan. Zafeya sedang parah, tapi di sisinya, apa yang mampu dia lakukan? Adakah dia harus mengherdik gadis itu kerana penafiannya tentang kewujudan tuhan? Atau apakah dia perlu mendiam diri saja lalu melihat gadis itu terus hanyut dalam rasa putus asanya terhadap tuhan? Dalam menuntun kembali Zafeya agar seiring dalam meraih cinta tuhan, dia juga tersepit dengan cinta Najlah yang tidak pernah terhenti buatnya. Saat fitnah bersebaran, cinta kian berantakan dan mereka bergelut rasa ingin memiliki dan rela melepaskan. Mampukah mereka menyatu dalam rindu yang terhimpun? 500 Naskhah terhad. Dapatkan segera, sehingga 1 april 2019.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido