Tasya Aurell, seorang ketua OSIS yang dikenal kuat dan penuh tanggung jawab, menyimpan luka yang tak tampak di permukaan. Di balik pencapaiannya, dia menghadapi kenyataan pahit dalam keluarga, kehilangan kehangatan pertemanan dan kisah cinta yang tak berjalan sebagaimana harapan. Posisinya menuntutnya untuk selalu terlihat tegar, namun di dalam dirinya, perlahan-lahan sesuatu mulai runtuh. Hingga sebuah peristiwa mengubah segalanya, membuatnya kehilangan banyak hal dan kemudian didiagnosis mengidap skizofrenia. Ini bukan sekadar kisah remaja. Ini adalah perjalanan emosional menuju kedewasaan, tentang bagaimana seseorang berjuang memahami dirinya di tengah keterpurukan, dan menata kembali hidup yang sempat hancur. Tasya Aurell bukan hanya belajar menjadi kuat-dia belajar untuk tetap hidup.
More details