Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Antara aku, kamu saat ini seharusnya tidak pernah terjadi, bukannya aku tak menginginkan kisah ini. Memang, semestinya semesta tak pernah menginginkan kisah ini terjadi di antara kita berdua. ~Aku yang masih berharap kisah ini tak pernah terjadi~ "Bisakah aku berharap kalau kita bisa bersama, tanpa ada kata pengorbanan di antara kita?" "Jika mungkin ini adalah skenario terbaik tuhan, namun bagiku ini adalah skenario terburuk yang terjadi dalam hidupku. Bukan karena persahabatan kita, namun tembok besar yang ada di tengah-tengah kita." "Jangan pernah menyalahkan takdir, mungkin skenario ini adalah skenario terbaik bagi kita. Kita mungkin memiliki iman yang berbeda, tapi kita juga memiliki Amiin yang sama. Percayalah, perasaan ini dan tuhan tidak pernah salah. Jika kita ditakdirkan bersama, pasti kita akan bersama." Tentang sebuah cerita yang mungkin tak ada ujungnya. Antara aku dan dia tidak akan pernah terjadi, benteng besar di antara kita berdiri kokoh menjadi penghalang mereka. Sebuah pilihan yang harus menjadi pilihan terbaik di antara keduanya.
All Rights Reserved
#265
ara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • di akhir perang
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Love Forever #IDR
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • You are in my past and my future [END]
  • Never Be The Same
  • Cerita Kita[ENDING]

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines