Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2025
Antara aku, kamu saat ini seharusnya tidak pernah terjadi, bukannya aku tak menginginkan kisah ini. Memang, semestinya semesta tak pernah menginginkan kisah ini terjadi di antara kita berdua. ~Aku yang masih berharap kisah ini tak pernah terjadi~ "Bisakah aku berharap kalau kita bisa bersama, tanpa ada kata pengorbanan di antara kita?" "Jika mungkin ini adalah skenario terbaik tuhan, namun bagiku ini adalah skenario terburuk yang terjadi dalam hidupku. Bukan karena persahabatan kita, namun tembok besar yang ada di tengah-tengah kita." "Jangan pernah menyalahkan takdir, mungkin skenario ini adalah skenario terbaik bagi kita. Kita mungkin memiliki iman yang berbeda, tapi kita juga memiliki Amiin yang sama. Percayalah, perasaan ini dan tuhan tidak pernah salah. Jika kita ditakdirkan bersama, pasti kita akan bersama." Tentang sebuah cerita yang mungkin tak ada ujungnya. Antara aku dan dia tidak akan pernah terjadi, benteng besar di antara kita berdiri kokoh menjadi penghalang mereka. Sebuah pilihan yang harus menjadi pilihan terbaik di antara keduanya.
All Rights Reserved
#2
kencana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • Never Be The Same
  • Cerita Kita[ENDING]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]
  • You are in my past and my future [END]
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Rencana Allah lebih baik daripada rencanamu by: lianah putri dewi
  • di akhir perang

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines