secret revealed (END )

secret revealed (END )

  • WpView
    Reads 10,986
  • WpVote
    Votes 805
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 14, 2024
ok ayo difollow dulu ya kalok enggak gak boleh liat sana pergi hush sana 🙂 menceritakan Hinata shoyo yang memiliki banyak rahasia dan luka lara. Hinata memiliki banyak teman yang baik, mereka selalu menjadi kan Hinata pendengar curhatan mereka karena itu permintaan dari Hinata. namun Hinata curang dia gak pernah sekalipun mendedikasikan dirinya menjadi pencerita melainkan menjadi pendengar. oleh karena itu banyak rahasia dan luka lara yang ia sembunyikan. bahkan teman setimnya saja gak tau bagaimana kehidupan nya. yang mereka tahu cuma seorang Hinata shoyo itu selalu tersenyum lebar. mereka pikir kehidupan nya sangat bahagia makanya dia tidak pernah menjadi pencerita. padahal kehidupan nya jauh dari kata bahagia. senyuman yang dia tunjukkan hanya lah perantara untuk menutupi itu semua. akankah mereka mengetahui semua yang di rahasiakan seorang munafik sempurna seperti Hinata shoyo. makanya baca
All Rights Reserved
#946
hinatashoyo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Extremely Loving You
  • Hide and Seek ✔
  • The Deepest of Love (NaruHina) - END
  • I'M Lost in Endless Abyss of DARKNESS
  • Veils of Forbidden Love
  • Rest Area
  • Hinata Vampire [kenhina] END
  • COMMITMENT
  • Little boss ||Hinata shoyo
  • _LOST SMILE AND LIGHT_

Hinata tak pernah meminta perasaan ini. Perasaan begitu mencintai. Perasaan yang membawa rasa sesak dan rindu di saat bersamaan. Pria itu. Pria sama yang menyelamatkannya dengan senyum mataharinya, semangat apinya dan..... rasa benci terhadapnya. Semua terasa begitu hambar. Yang hanya bisa dia lakukan ialah bersembunyi. Mengikuti pria itu ke mana pun dia pergi. Melukis setiap ekspresinya dalam lembaran kanvas suci. Menyaksikan segala kegiatan yang dia lewati, tanpa berani mendekat hanya untuk sekedar menyapa. . . . ....Karena dia tahu, pria itu tak pernah menginginkan kehadirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines