Story cover for Atha&Asha by NinaMuktiar
Atha&Asha
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 23, 2022
"Ihh atha, atha ini gimana biar hero nya bisa hebat" ucap asha ribut sendiri dengan handphone yang ada ditangannya.

"Kalo lu pake layla lu harus pake ini bodoh!" Ucapnya sembari menunjukan sesuatu pada asha.

.............

"Athaaa tolonginn!!!" Rengek asha yang heboh sendri.

"Iya bentar" jawabnya dengan santai.

Setelah itu athapun datang bak pahlawan bak siAsha.......



Kelanjutannya? Marii kita lihat didalam cerita ini......
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add Atha&Asha to your library and receive updates
or
#185angel
Content Guidelines
You may also like
DERSIK  by Lllghali127
9 parts Complete
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
 CHARIVA SQUAD by AiraBurdah7
20 parts Ongoing
"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag arata. "senjanya indah banget,"ucap Ayya dengan senyuman. "Namanya juga senja ay," jawab Raegan yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba ayya bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Va,"panggil Raegan. "hmm?"saut Riva. "Kenapa tuh bocah malah pergi," tanya Raegan yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Arata. Baru saja di bicarakan, tiba tiba ayya datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh ayya di depan sana. "Widih beli es krim kamu ay?" Tanya Riva seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. Ayya yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya kak," ucap Ayya sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik ayya terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Chariva. "Ayya," reflek Riva saat tangan Ayya yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Chariva. "Hahaha ," tawa Ayya seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Chariva yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Ayya sibuk berlarian di situ Arata dan raegan hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua gadis itu. "Lucu ta," ucap raegan seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Arata dengan memakan es krim dan memotret dua gadis itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berempat. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.
ASA (Lengkap/TERBIT) by Santiirahmaa_
23 parts Complete
Asa menatap sendu sang Mama, perlahan tangannya menggenggam Lita sang Ibunda. "Asa lelah, Ma. Seperti halnya nama Asa, yang berarti harapan. Asa memiliki satu harapan untuk Mama. Asa pengen Mama bangun dari koma, di saat Asa sedang putus asa dan yang lain pergi dari Asa, Asa ingin di peluk Mama, kaya temen-temen yang lain." kata Asa untuk Mama Litania. * "Gak apa-apa kalo Papa gak selalu ada dan gak anggep Asa sebagai anak Papa. Tapi satu hal yang harus Papa tau, kalo Asa sayang... banget sama Papa." jedanya lalu menundukkan kepala menatap sepatunya. "Papa adalah pahlawan terbaik dalam hidup Asa. Bagaimana pun keadaannya, Papa tetap pahlawan terhebat dalam hidup Asa." kata Asa untuk Papa Galang. * ''A-Asa titip salam say-yang un-tuk Ma-ma ... Pa-pa d-dan Ba-Bang Ad-am.'' lirih Asa dengan suara bergetar. Alzan menggeleng kuat mendengar ucapan Asa, ''Kamu bisa sampein langsung semua akan baik-baik aja, kamu jangan bicara dulu ya?'' desak Alzan merasa takut. Asa tersenyum mendegar ucapan Alzan. ''G-Gus Al, to-tolong b-bimbing As-sa.'' lirih Asa pelan dengan suara terputus-putus. Mata Alzan terpejam kuat mendengar permintaan Asa. ''G-Gus ... '' lirih Asa sangat pelan. Alzan membuang napas nya perlahan lalu menguatkan hatinya menatap Asa yang tersenyum dengan darah yang terus mengalir di bagian kepala, wajah dan bagian lainnya. "Ikutin saya, Ya? Ayshadu An-la ilaha illallah ..." "Ayshadu An-la ilaha illallah ... " lirih Asa. "Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah." "Wa-Wa Ayshadu An-na Mu-muhammada Rasulul ... lah ..." ucap Asa sangat pelan sebelum akhirnya ia menghembuskan napas terakhirnya.
Awal Pertemuan Rainah  by sekar289
12 parts Ongoing
Awal jumpa menyelamatkan zayra dan sahabat Zayra yang sedang membutuhkan pertolongan dan berakhir nyantri di pesantren adewiya al-husna saat masuk aliyah dan di situlah awal mula pertemuan Raikal dan sakinah ******************* "Kamu siapa?cepat pergi dari sini" usir zayra ke seorang gadis berbaju biru langit dengan jilbab nutup dada yang ingin mendekatinya "Tidak!aku tidak akan pergi meninggalkan kalian dalam bahaya"kata gadis itu "Disini bahaya,nanti kamu dalam bahaya "usir nya menyakinkan gadis itu akan pergi namun gadis itu tidak pergi dari sana malah mangkin mendekat Segerombolan geng motor itu ketawa kejam " hahahaaa,pergi gak loh, enggak usah ikut campur hurusan orang" kata seorang bernama jersan Gadis berbaju biru langit itu semangkin mendekat dan melayangkan pukulan ke wajah dan menendang perut jersan anggota geng tersebut Bugh Bugh Bugh Jersan tersungkur saat terkena pukulan diwajah dan tendangan di perut oleh gadis berbaju biru langit itu semua anak geng motor yang melihat itu tercengang dan zayra dan sahabat nya juga tercengang melihat aksi yang ditunjukkan Gadis itu "jangan ada yang menyakitkan mereka berlima"tunjuk gadis berbaju biru langit itu kearah zayra dan keempat sahabat Zayra yang sudah luka-luka kerna perkelaian yang sedari tadi **************** Macam mana kelanjutan cerita awal jumpa sakinah dan zayra dan sahabat Zayra yang biasa di sebut asyifaroh Dan disinilah awal pertemuan sakinah dan raikal atau bisa di bilang Rainah 😁 Jangan lupa di baca oke👌 Oiya ini hasil dari pemikiran ku sendiri jadi kalau misalnya ada kesamaan itu ketidaksengajaan ya maupun itu tempat,nama dll
Two families, two loves by Huma_Aira047
11 parts Ongoing
Alessia Violetta Javiera Lyriquin atau lebih di kenal sebagai viera. Viera adalah anak bungsu dari Gerald dan izara, Maura memiliki 2 saudara laki-laki yg masih duduk di bangku SMA. Tapi sejak umur 7 tahun Viera tinggal bersama neneknya di Australia, karena waktu itu sang ayah sedang dalam masalah yg sangat serius. Setelah lulus SMP veira menyampaikan keputusan untuk kembali tinggal bersama orang tuanya dan melanjutkan pendidikan di sana. Sang nenek tidak bisa menolak permintaan Viera karena gadis itu sudah lama ingin pulang. Akhirnya dengan berat hati sang nenek meminta suaminya untuk memesankan tiket pesawat untuk Viera ke Indonesia. Nenek dan kakeknya tidak bisa ikut karena Sang nenek sedang sibuk dengan butiknya yg akhir-akhir ini sangat ramai pelanggan. "Viera, maaf ya nenek tidak bisa mengantar kamu ke rumah ayah dan ibu. Kamu tau sendiri kan akhir-akhir ini butik nenek padat pelanggan." Ujar sang nenek memberikan penjelasan. "Gapapa nek, lagian Viera udah gede udah bisa jaga diri sendiri." Jawab Viera. Viera tersenyum dan memeluk neneknya. "Aku akan selalu ingat kakek dan nenek, dan aku akan sering menelepon untuk memberi kabar." Ujar Viera. Nenek tersenyum dan membalas pelukan Viera. "Nenek juga akan selalu ingat kamu, Viera. Nenek harap kamu bisa bahagia di Indonesia karena bisa berkumpul lagi sama orang tua dan saudara kamu. Kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan di sana." Ucap sang nenek. "Iya, nek." Jawab Viera.
EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓ by KimRyeonjin
38 parts Complete
Ephemeral berlaku bagi semesta ciptaan Tuhan. Begitu juga bagi gadis berjiwa indah itu. Dia hanyalah hujan di tengah musim kemarau yang datangnya didamba. Namun, hadirnya kerap dianggap tak ada. Nathalie Abigail Putri Gavriel. "Jen, gue pengen jadi bintang paling terang di atas sana," ucap Natha. "Bintang di atas sana udah banyak, Nath. Lo gak perlu repot-repot buat menjelma jadi bintang disana, karena Lo udah jadi bintang paling terang - ..." ucap Jeno menarik perhatian Natha sehingga gadis itu menoleh ke arahnya. "Di hati gue." "Natha ... gue sayang Lo, Nath. Natha-Nya Jeno. Jeno memang bukan pacar nya Natha, tapi Jeno temen hidupnya Natha." Gadis dengan Sejuta Luka dan Nestapa. Membangun rumah untuk sekelilingnya, meskipun dirinya tak memiliki rumah tempat berkeluh kesah. Dia adalah pemilik kisah Amerta, sedang hadirnya sendiri Lengkara. "Dek!" "Hmmm?" "Gue baru baca artikel. Katanya ada siswi SMA yang sinting karena kebanyakan belajar," tutur Rafa dengan nada dibuat menyeramkan. Natha berdecih mendengar berita omong kosong itu. "Ngarang aja lo, Bang!" "Dih, gak percaya! Beneran lho?" Rafa menekankan nada bicaranya meyakinkan Sang adik. "Y. serah," pasrah Natha menimpali ucapan nyeleneh Rafa. "Jangan gila belajar, Nath ..." tegur Rafa merasa tidak tega melihat Natha belajar dengan giat. Namun, tak pernah diapresiasi. "Kalo gak belajar gue bego. Kalo bego- ... Mama Papa gak perhatian lagi sama gue," sahut si bungsu pula. "Emang kalo Lo pinter Mama Papa perhatian sama Lo?" cetus Rafa dengan spontan. Natha tersenyum miris lantas menutup buku catatan tersebut. "Nggak juga sih, mereka cuma perhatian kalo gue sakit. Apa gue sakit sakitan aja ya, Bang?" Gadis itu kemudian menoleh pada Abangnya dengan senyuman pilu. "Tuh kan! Beneran sinting kan jadinya? Gara-gara kebanyakan belajar nih pasti." Kisah ini milik Nathalie dan Nayanika. Dua sosok dalam satu raga. Satu jiwa dan satu rasa.
You may also like
Slide 1 of 9
DERSIK  cover
 CHARIVA SQUAD cover
ASA (Lengkap/TERBIT) cover
Naomi Life's Story cover
AKSARA ( ON GOING ) cover
Awal Pertemuan Rainah  cover
Two families, two loves cover
EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓ cover
Albel cover

DERSIK

9 parts Complete

"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰