We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DISCWORLD

DISCWORLD

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Menceritakan seorang gadis yang berumur 17 tahun. Disaat SMA cakrawala camping, Amoria terjatuh kedalam jurang, ketika ia terbangun semuanya berbeda, ia berada di dalam negeri yang berada dalam ancaman Iblis, ia terpaksa untuk menyelamatkan negri itu. Bisakah Amoria menyelamatkan negeri itu?, bagaimana kisahnya selanjutnya?.
All Rights Reserved
#22
science
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IDOL [TAMAT]
  • Let Me Love You Longer
  • My Love Is A Demon
  • Hujan Itu Kita [ NA2 ]
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina

[Selesai] Menggapai hal yang sejak dulu ia perjuangkan dengan bantahan, larangan dari sang ayah tak membuat seorang Dean menyerah akan mimpinya menjadi penari yang disukai banyak orang. Jalan yang tak mulus karena tak ada restu dari sang ayah, tetap Dean jalani dengan semestinya. Anak baru yang bisa membantah semua perkataan dari mulutnya tiba-tiba muncul di sekolah mereka. Seakan tidak kenal takut, gadis bernama Kaiya itu malah suka sekali membuat keributan jika bertemu dengan Dean. Namun, hal itu lah yang membuat kehidupan Dean yang penuh dengan warna hitam berubah perlahan menjadi berwarna. °°° Menggapai sesuatu yang diinginkan, ternyata tak semudah itu dilakukan oleh Dean. Bertemu dengan gadis yang selalu marah jika bertemu dengannya, adalah hal baru di kehidupannya. Gadis itu, Kaiya Natasya, keajaiban baginya. ~Dean Stya Lintang Mengenalnya, membuat hari-harinya menjadi penuh amarah, awalnya. Tapi, ternyata ada sesuatu yang membuatnya ikut terusik, dan ingin terus berada didekatnya. ~Kaiya Natasya

More details
WpActionLinkContent Guidelines