ARUS
  • WpView
    LECTURES 221
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., oct. 17, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Nandini, gadis yang berjalan di pantai sambil menggerutu. Sandal japit putusnya yang tak sengaja terlempar mengenai kepala seorang lelaki tampan. Ketidaksengajaan membawa Nandini ke dalam skenario kehidupan yang baru. Sanjaya Adi Prasaja, lelaki yang mampu membuatnya jatuh cinta dalam waktu singkat. Lelaki yang menjadi awal dari kisahnya. Kisah yang membawanya terus kembali ke tempat yang sama. Terjebak dalam balutan masa lalu, menanti seorang yang tak akan pernah kembali.
Tous Droits Réservés
#227
laut
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Fragmen
  • Life After Break Up [TERBIT ]
  • RESET [END] ✔️
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Rinai Terakhir (Terbit Cetak)
  • The Story of Our Love
  • KANAYA: The Missing Puzzle
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Midnight Love
Fragmen

Fragmen potongan kecil dari sesuatu yang pernah utuh, serpihan kenangan yang berserakan, menyisakan jejak samar dalam ingatan. Bagi Rayyan, hidupnya adalah kumpulan fragmen yang tercerai-berai. Masa lalu yang pahit, cinta yang kandas, dan harapan yang nyaris pupus. Dulu, ada Nadia. Ada tawa yang mengisi sunyi, ada percakapan yang menyalakan semesta kecil di antara mereka. Tapi kini, Nadia hanya menjadi bayangan dalam kepalanya. Wajah yang perlahan pudar di balik debu waktu, suara yang semakin samar di tengah riuh dunia. Perpisahan itu bukan sekadar kehilangan seseorang, tapi juga kehilangan arah. Di titik nol, Rayyan memilih bertahan. Ia merangkai ulang kepingan hidupnya, Hingga akhirnya, sebuah kesempatan besar datang, menggiringnya pada sebuah pilihan. Tetap terjebak dalam fragmen yang menyakitkan atau melangkah menuju sesuatu yang lebih utuh. Tapi bisakah seseorang benar-benar lepas dari fragmen masa lalu? Ataukah kenangan yang berserakan itu akan selalu menjadi bagian dari dirinya?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu