RELUCTANTLY YOURS ✓

RELUCTANTLY YOURS ✓

  • WpView
    Reads 17,076
  • WpVote
    Votes 410
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 28, 2026
Hidupku baik-baik saja sampai aku bertemu Marva. Laki-laki sempurna yang 'menyamar' sebagai kakak tiriku. Memberiku segala rasa di dunia. Belum kusadari semua itu hanyalah umpan yang ia gunakan untuk menjeratku, ke lubang penuh duri yang ia ciptakan. Memerangkapku dalam ciumannya yang memabukkan. Menahanku di pelukannya yang mematikan. Membuatku lengah dari jalan yang kutempuh. Kendati, aku tak ingin seseorang datang menolongku. Sebab neraka yang Marva ciptakan ... adalah surga yang aku inginkan. [POV: Lathisya] [Edisi 2025] [Marva & Isya Series pt. 1] [TAMAT, LENGKAP, TIDAK TERBIT] copyright ©SADBUTTERFY 2025 cover by: design inspired from the novel "Striking" cover edited on: Inshot, Canva, Pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tak Lekang
  • Go Went Gone
  • Batas Waktu
  • Butterfly Romance
  • ASKALA (COMPLETE)
  • • That Somebody's Me! •
  • DESEADO
  • Happily Rented After [END]
  • The Way [Tamat]
  • The Golden Cage END (Completed)

#story27 Abima Series #3 Tak lekang oleh waktu. Peribahasa itu cocok sekali untuk Bagaskara Ezra Abimana yang sifatnya tidak pernah berubah dari waktu ke waktu. Laki-laki itu keras kepala dan suka menganggap remeh orang lain. Dan sayangnya, Isabella Maharani malah terlibat dengan laki-laki yang seperti itu. Pertemuan tanpa sengaja Isabella dengan Menteri Kesehatan yang bajingan itu, mengantarkan Isabella pada sesuatu yang dinamakan penderitaan. Isabella yang merasa dirinya bukan perempuan cantik, tapi parasnya itu mampu memikat Bagaskara sampai laki-laki itu tergila-gila padanya-lebih tepatnya ingin menidurinya. Mendapatkan pelecehan sekali dari Bagaskara, membuat Isabella berani melayangkan tamparan pada anak kedua dari keluarga Abimana itu. Namun, seakan takdir mempermainkannya, membuatnya terpaksa menyerahkan diri kepada Bagaskara untuk dipakai sepuas hati dengan imbalan berupa bayaran untuk operasi ibunya yang terbaring koma di Rumah Sakit. Sebuah kesepakatan tercipta di antara keduanya, menikmati malam panas semalam dan setelahnya tak lagi saling terlibat. Itu rencana Isabella. Akan tetapi, takdir kembali mempermainkannya. Ada yang tumbuh di rahimnya setelah kejadian semalam itu dan Isabella kembali terpaksa menemui Bagaskara. Hari penuh siksaan itu baru saja menghampiri Isabella, gadis lugu yang malang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines