Story cover for Sadewa by wadahelayang
Sadewa
  • WpView
    LECTURES 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement avr. 24, 2022
Seiring berjalannya waktu, otomatis umur bertambah, tetapi tidak kedewasaan. Bertambah seiring jumlah masalah yang dihadapi.

Entahlah, permasalahan serumit apa yang dihadapi nenek moyangku di sudut negeri yang damai ini. Bahkan, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

Ibuku lahir dan tumbuh pada generasi ini. Dan, aku lahir dan tumbuh beberapa dekade kemudian. 

Semakin hari tehnologi semakin maju. Kebutuhan terhadap uang semakin mendesak. Di sisi lain, kerusakan alam membuat usaha pertanian semakin sulit saja. 

Dan, masih banyak lagi perubahan yang dapat kami rasakan di sudut negeri ini. Perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir.

Waktu terus berjalan, masalah terus bertambah, belum lagi maslaha keluarga. Usia kami bertambah, anggota keluarga berkurang karenanya. Dan, betapa berat beban ini bagi ibuku dengan segala keterbatasan beliau.

Dan, aku....
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Sadewa à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Eliinaa, écrit par vfryfrljnvsnmtm
5 chapitres Terminé
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Bagian tak berjudul 1, écrit par Naditaputri422
12 chapitres Terminé
Perkenalkan Zefanya namanya. Perempuan yang mempunyai masa kecil paling buruk, perempuan yang tidak tau gimana caranya mengontrol diri, perempuan yang paling sok berkuasa di muka bumi ini, perempuan yang gigih dengan pilihan nya namun terkadang juga salah dalam memilih, perempuan yang selalu cepat dalam mengambil keputusan, perempuan yang tidak memikirkan perasaan orang lain, perempuan yang egois, perempuan yang gak memikirkan kedepannya bakal gimana, perempuan yang tumbuh dari pola asuh yang menuntut segalanya harus terjadi secara cepat dan ternyata di satu momen ia menemukan hal yang selama ini ternyata adalah ketakutan terbesarnya dalam hidup atau mungkin juga makhluk2 yang ada dibumi ini yaitu kesepian, dan perempuan paling rendah yang hampir nge bunuh teman nya sendiri. Inilah dia, ketika tumbuh besar dia menyadari bahwa hal terbesar yang dia takuti adalah tidak sabaran. Perempuan yang berisik sama isi kepala nya sendiri dan perempuan yang tidak menyadari bagaimana selama ini ia tumbuh dan berproses yang dimana itu adalah proses pertumbuhan yang sangat negatif dan buruk. Selama ini Ibunya menyangka anak itu hidupnya damai dan tentram tidak punya masalah sekalipun tidak pernah meminta hal yang macam-macam seperti anak-anak yang lain, tapi suatu ketika ia menjelah di dunia nya yang baru yang mana tempat itu merupakan tempatnya untuk melarikan diri ada banyak hal yang terkuak yang selama ini ibunya tidak pernah tau. Apakah ketakutannya hanya delusi? atau nyata dan malah menjadikannya pribadi yang sadar bagaimana selama ini ia menjalani hidup? Penasaran dengan ceritanya let's get read. Instagram account @tidakbaikbaiksajaa
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
Transmigrasi Amora L² cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
Cahaya [COMPLETED] cover
Eliinaa cover
Eleftheria  cover
A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)  cover
Constellations From The Room cover
Bagian tak berjudul 1 cover

Transmigrasi Amora L²

44 chapitres Terminé

Amora Laurina Lexander bertransmigrasi ke sebuah novel yang ia temukan di ruangan rahasia apartnya. karena rasa penasaran Amora mencoba membacanya dan tidak menyangka ia sangat menyukai alur cerita di dalamnya tapi saat sedang asik membaca Amora di kejutkan dengan sebuah ledakan di dalam rumahnya hingga membuat nyawanya terenggut.