MELLIFLUOUS // Treasure Fanfiction

MELLIFLUOUS // Treasure Fanfiction

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2022
"DIN! KABAR BURUK! Semua anggota Maniac resmi keluar. Gue gak bisa nahan mereka semua. Sorry, Din." Ucap Sandra ketika memasuki ruangan Dinda. "Ya udah lah, San. Mau gimana lagi. Kita gak bisa nahan mereka." Keheningan terdengar beberapa menit sebelum Dinda berbicara kembali, "Gue tahu gimana caranya!" Inilah kisah Dinda yang menyatukan orang-orang yang ia kenal untuk menjadi satu grup vokal untuk tampil di sebuah acara bulan depan. "Ini Angkasa, kembaran gue. Ini Harza, adik gue. Yang ini Adam sama Dodi, temen satu geng gue. Ini Jojo sama Juwan, sahabat adik gue yang udah pasti gue juga kenal akrab sama mereka. Ini Yoga sama Jaevan, temen les vokal gue. Ini Adam, tetangga gue. Ini Ajun, pelatih piano gue. Ini cowok gue, Aji. Yang terakhir--" Kalimat Dinda dipotong sepihak oleh Sandra, "Jangan bilang ini Yudis, mantan lo?" "Tepat sekali." "LO GILA YA, DIN? Masa Aji sama Yudis disatuin? Lo gak inget ya kalau Aji benci banget sama Yudis?" "Gak ada cara lain, San. Kita tetep harus jalan dengan 12 member."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • LUKA BIASA GADISKU
  • Is It Home ?
  • Become Baby Boy✓
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • MFS ✓
  • Wibu Garis Keras

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas

More details
WpActionLinkContent Guidelines