Labirin

Labirin

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Dia awan di malam hari yang kehadirannya bahkan tidak teranggapkan. ෴෴෴⁠ "Semesta serumit ini ternyata." Dari arah Utara gadis itu berjalan melangkah menuju arah selatan. Bagai kapas yang berterbangan, langkahnya sangat ringan. Terbentang luas hamparan padang rumput yang hijau, memanjakan mata yang sedari tadi sayu akan kantuk yang menerpa. Jalanan yang di hiasi rerumputan itu sangat lurus memudahkan gadis itu untuk terus berjalan tanpa beban. Namun siapa yang tau, yang terlihat belum tentu sama dengan kenyataan yang didalam. Banyak duri, padang rumput yang semula indah itu kini menjadi sangat mengerikan dengan duri-duri yang terhampar. "Terlanjur sakit jika harus putar balik."
All Rights Reserved
#335
club
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Game Over: Losing Control
  • Me Obsessed With You [End- Tahap Revisi]
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • Axevelia is Devil
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Warisan Gandari
  • Evanescent
  • ALDARA
  • Dandelion

[3] TERBIT 📖 - "Gue kangen dengan sosok lo di luar sekolah." Clara menunduk, tersenyum kecil. Lalu ditolehkannya kepalanya kembali kepada Arjuna. "Kenapa lo nggak jadi diri lo sendiri aja, Jun? Kenapa lo harus selalu terlihat berbeda?" Arjuna diam lama. Tatapannya kosong. "Kalau lo tahu apa yang sebenarnya terjadi di diri gue, apa lo tetap bakalan di samping gue sampai kapan pun?" Clara melebarkan senyumnya. "Pasti. Lo nggak harus mempertanyakan itu, kan?" Arjuna tersenyum miring. Clara sampai kapan pun tak tahu dengan siapa yang dia hadapi. copyright©2020 by sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines