STARSUNHEART

STARSUNHEART

  • WpView
    LECTURAS 1,044
  • WpVote
    Votos 855
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 16, 2022
Seorang yang belum berumur 18 tahun itu adalah yang masih dalam kandungan. Semua orang juga pasti ingin merasakan keharmonisan dalam keluarga. Tidak hanya keharmonisan tetapi kesehatan juga penting bagi kita yang harus menjalankan kehidupannya dengan alur yang berbeda beda. Contohnya dalam sebuah cerita, prolog menjelaskan bahwa isinya tentang kesedihan akan siapa yang tau jika endingnya tidak akan sama. mungkin kebahagiaan? Entahlah hanya tuhan yang tau, kita hanya perlu menjalankannya dengan baik. Begitu pun dengan 4 Remaja. Dengan ceritanya masing masing Yang ingin selalu mendapatkan kebahagiaan. Akankah mereka sanggup untuk menjalankannya?
Todos los derechos reservados
#20
gf
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Vericha Aflyn ✔️
  • A Life That Turns
  • Replacement Heart (Bye)
  • FALLING IN LOVE
  • ARGALAND
  • Mimosa [✓]
  • Jejak Takdir Dan Cinta
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido