Sunset di Tanah Patriarki

Sunset di Tanah Patriarki

  • WpView
    LETTURE 9
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, set 9, 2023
Pendewasaan lewat kehancuran Ketika pengalaman menjadikan aku manusia yang seutuhnya, akankah aku bersyukur atau hanya sekedar menjalani apa yang telah menjadi-kata orang-fitrahnya? TG! Untuk yang mengalami luka masa kecil Trauma, kekerasan seksual Mari saling berbagi energi Ingat sayang, kamu tidak sendiri
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Mr.Keenan
  • GADIS LANGIT
  • Khoda Hafez ya Hakimi
  • BINTANG 1117
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • help me!! [ End ]
  • ON REMEMBERING
  • Saat Semua Orang Berpaling

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti