The Female Guard (ON GOING)

The Female Guard (ON GOING)

  • WpView
    Membaca 22
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 26, 2022
"apa kau tidak takut padaku?" tanya laki-laki itu kembali sehingga wanita tersebut kembali menghentikan langkahnya. Kini ia tidak hanya menolehkan kepalanya, melainkan membalikkan badannya sehingga perhatiannya sepenuhnya berada pada laki-laki tersebut. "tidak" jawab wanita tersebut setelah keheningan beberapa saat. "kenapa? kau tau hukumanku karena apa?" "aku tahu". "lalu?" "karena aku sudah terbiasa" "kau tahu, kalimat apa yang selalu ku pegang, sehingga aku mampu bertahan bekerja disini?" Laki-laki itu menggeleng. "Pada dasarnya fitrah seorang manusia itu suci, terlahir tanpa dosa". wanita tersebut mengatakannya dengan tatapan datar dan tegas setelah mereka mulai melewati jejeran-jejeran kamar sel yang berisi narapidana di dalamnya. "kau tau siapa namaku?" tanya laki-laki tersebut setelah lama bergeming. "tentu saja, kau sudah bersahabat dengan lapas ini, lagi pula siapa yang tidak kenal dengan dirimu di negeri ini" "selamat malam, austin"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#23
baddas
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • tentang sebuah rasa
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • OMG, i really liked him
  • Best Of Name (END)
  • My Sweet Lσ‎‎ve
  • "LOVE AGAIN"
  • Tokoh Utama
  • BERBEDA?
  • Aku Adalah Lukamu
  • perfect house

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan