Sisi Serius Orang Humoris

Sisi Serius Orang Humoris

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 18, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah ini akan menjadi tragis kalau Anhaf tidak mencintai Farhana. Lalu untuk apa Farhana mempertahankan perasaan yang tidak tau apakah akan mendapat jawaban indah dari penantiannya atau tidak. Farhana hanya mampu membuat dirinya terluka kembali dengan harapan semu terhadap Anhaf. "Gapapa. Yang penting selesai" kata Anhaf dalam percakapan virtual keduanya.
All Rights Reserved
#49
mencintaidalamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Paper Heart (Sekuel Velvet Love)
  • My Husband Amnesia (END)
  • HALOALKANA
  • Velvet Rebellion
  • Oddly Coupley (Complete)
  • MINE (END)

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines