Welcome baby Raven

Welcome baby Raven

  • WpView
    Reads 24,175
  • WpVote
    Mga Boto 2,233
  • WpPart
    Mga Parte 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jan 23, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana jadinya jika seorang Ravendra Adiwijaya sosok yang begitu bar-bar, badboy, dan pecicilan bertransmigrasi ke tubuh seorang villain yang parahnya ia akan mati 1 tahun lagi. Akan kah Raven menggubah alur novelnya agar ia bisa bertahan hidup? Atau ia malah diam saja?
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Only for Villainess (Tamat)
  • RIAN OR LIAN
  • [1] When The Rain Stops
  • A R V I O
  • RAVEN [ ✔ ]
  • Xenon | Second Life [End]√
  • ALDEANDRA [TERBIT]
  • Saudara Antagonis - End - TERBIT
  • Transmigrasi mafia (ON GOING)
  • ABIAN

Salah satu impianku adalah bisa merasakan nikmatnya menjalani kehidupan makmur; kenyang, tidak perlu memikirkan masalah ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup hanya memikirkan "besok mau makan apa?" Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan nyaman seperti itulah yang aku dambakan. Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan ajal berhasil memutus napas kehidupan dariku; aku justru menempati raga salah satu tokoh antagonis sampingan dari novel yang sangat aku gemari: Ruby! Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya! Namun, .... "Anak tidak berguna!" Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk menghajarku dengan tamparan. Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku dambakan! Biarkan aku hidup sebagai warga makmur dan tenteram, bukan korban kekerasan dalam rumah tangga! Apa gunanya transmigrasi bila harus bersusah payah dari awal? *** "Jadi, dia putri adikku?" Armand, kakak dari mendiang ayah kandung Ruby, membawaku pindah dari rumah "Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman Aveza. "Kenapa dia begitu dekil?" Pearl, anak perempuan Armand, langsung mengataiku sebagai warga kelas bawah. "Barangkali Ayah salah anak." Alex, anak lelaki Armand, menganggapku sebagai sebuah kesalahan. Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah aku menerima kunci emas sebagaimana penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu menghadapi dilema remaja kedua kalinya! "Kau keponakan orang sekelas Duke Aveza?" Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih menyebalkan daripada penggambaran novel. "Enyah!" Viren, big villain, menandaiku sebagai sampah masyarakat. Kepada para tokoh utama dan antagonis, tolong biarkan saya hidup damai dan tenteram serta bahagia. Terima kasih.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman