Another Star

Another Star

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup dalam kekangan dan penuh harapan seringkali menyesakkan bukan? Atau hidup apa adanya tanpa tau pasti apa yang diinginkan diri sendiri dan orang lain juga tidak memberikan sebuah tekanan padamu menjadi sangat membingungkan. Menurut? Melawan? Berjalan Sendiri? Tidak tau arah? Hansel dan Sola, keduanya bertemu untuk saling mengenal dan berbagi satu sama lain. Dengan cara yang berbeda dan sikap yang tak bisa ditebak. Keduanya bagai bulan dan bintang, dalam satu waktu bersama, semua indah.
All Rights Reserved
#503
tsundere
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔] HEY TWINS!
  • After School
  • 2 Minus 1 [END]
  • And Then You Came (Completed)
  • Loving Like The Sun
  • 1. Two Sided Life
  • I'm The Antagonis!?
  • Rumah Tanpa Atap
  • WLIT [1] : When Love Isn't Talking
  • My Perfect Senior [END]

Dia Halilintar si pengagum benda-benda langit pula sang pemilik senyum indah yang mencari arti kebahagiaan yang sebenarnya. "Aku muak.". "Al, kenapa pengen jadi VTuber?". Baru saja tenang dalam gulungan selimut selepas menjalani kewajibannya sebagai seorang muslim, Halilintar malah kembali ditegangkan oleh situasi saat Amato datang ke kamarnya dan mengecek hasil ulangan hariannya. "Ayo mulai dari awal, kisah kita yang jauh lebih manis. Hanya tentang cinta dan kasih sayang tanpa adanya perpisahan lagi," Gempa mengatakan kalimat tersebut dengan lembut di akhir ucapannya. "Aku takut kalau kita gak bisa ketemu lagi," Wasit mengangkat tangan Taufan sebagai tanda kemenangan. "Kenapa bukan kamu aja yang mati?" terdengar tenang namun menyakitkan. Amato dibutakan oleh amarah, dia tidak peduli lagi dengan ucapannya yang akan menyakiti Halilintar. "Halilintar mengalami pneumonia karena infeksi paru-paru yang cukup parah," kata dokter itu, suaranya tenang. "Ayah, sakit ..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines