Don't Touch Mine

Don't Touch Mine

  • WpView
    LECTURES 96
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mai 9, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Satu hal yang ingin aku beritahukan kepada kalian. 'Jangan bicarakan apapun tentang isi hati dan pikiran kalian kepada seseorang.' Lebih baik berbicara dengan batu karena sampai dia terkikis oleh hujan dan kembali menyatu dengan tanah pun rahasia kalian akan tetap aman. Aku telah belajar dari kesalahanku. Asal kalian tahu, aku mati karena memberitahukan sesuatu yang seharusnya tidak aku lakukan. Kini aku kembali hidup untuk menghindari kematian itu terulang lagi. Pertanyaanku hanya satu, siapa yang telah memutar balik waktu?
Tous Droits Réservés
#160
istana
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • THE SECOND ENDING [END]
  • Lightshadow
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • The Journey Begins for Ending
  • the magical forest {CH}
  • Reset Button
  • Exchange Souls With Villains

[FIRST STORY] Setelah semua ketidakbergunaanku di kehidupan sebelumnya, aku terlempar ke dunia asing akibat menolong anak tetangga yang berniat bunuh diri. Dan dunia itu adalah dunia dari novel yang kebetulan kubaca sambil berlinang air mata selama seminggu penuh. Ini menyebalkan. Novel romansa itu dipenuhi perang dan darah, belum lagi karakter favoritku harus terbunuh karena perannya sebagai ratu diambil alih oleh gadis yang datang dari dunia lain. Putra mahkota yang akan jadi kaisar di masa depan juga bertindak sebagai tokoh utama yang menyebalkan. Dunia dengan stratifikasi sosial yang kejam. Meski hidup kembali sebagai tokoh anonim, setidaknya sesekali aku harus bisa mengumpat untuk putra mahkota sebelum kepalaku dipenggal. Harusnya sederhana tapi benang takdir yang rumit menghubungkanku dengan banyak peristiwa. Ah, aku merindukan waktu untuk malas-malasan sekarang.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu