RAGA
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
Tak ubah hanya kisah pengiring malam *** Janji itu tertanam dalam darahku, meski habis hancur raga ini mengejar mu. Bila aku harus mati untukmu...... Maka itu pilihan terbaikku. *** Sebuah petualangan untuk memenuhi janji, bertabur luka dalam pertarungan-pertarungan. Menyambut kehidupan gelap, mengantar pada kematian. Napasnya sesak, walau berulang kali jiwanya hampir terenggut, menyisakan sayatan yang menyiksa. Dia tak menyerah, selagi mata itu mampu melihat setitik cahaya, bulat tekadnya tetap membara, Pulang Membawa sosok itu kembali kepangkuan. by Kahiyang Sastra
All Rights Reserved
#9
shadoweconomy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything Happens for a Reason
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • Misteri Tumbal Sekolah [ TELAH TERBIT]
  • Azriel Weizmann [END]
  • " 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 "
  • Vellyn The Strange Woman (Re-publish, New Versi)
  • Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku?
  • The Seer's Blood
  • Destined for me 2

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines