The Last Love💙

The Last Love💙

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
"Apa? Menikah? Dengannya ma? Aku kan udah pacaran lama sama Kak Ardia ma, 4tahun lo ma itu nggak mudah bagiku sama kak Ardia ma ngejalanin hubungan ini" ucapku sambil menahan air mata didepan mama. "Mama sama Papa itu nggak suka pacarmu Li, ngertiin dong perasaan kami Li, kami ingin yang terbaik untukmu Li" ucap mama yang berteriak kepadaku. "Ayolah ma jangan kaya gini dong" "Jika kamu nggak bisa memilih antara kami atau dia, pilihannya cuma ada 2 kamu pergi dengannya angkat kaki dari rumah ini atau kami yang pergi" ucap papa yang memberikan pilihan berat kepadaku. Sejak saat itu aku lebih memilih untuk menuruti apa kata orang tuaku. Dan yap ini kisah cintaku. Sebaiknya sebelum membaca Follow dulu yaa, tengkyu🥰🍂
All Rights Reserved
#148
cintaterakhir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami yang Berdosa
  • Narasi patah hati
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • MY LOVE STORY
  • You are in my past and my future [END]
  • MAUREN (On Going)
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓

Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines