Sebentang Sajadah

Sebentang Sajadah

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 8, 2022
Jika kamu memilih matahari pagi, ijinkan aku menjadi senja terakhir yang akan kamu kenang sepanjang hidup. Ini kisah Lina, seorang santriwati pondok pesantren yang menyukai pria sederhana bernama Muhammad Abizhar. Jika kebanyakan perempuan memilih calon suami yang kaya raya, mapan, dan hidup terjamin, lain dengan Lina yang menyukai pria apa adanya asal tau agama dan bisa menghormati perempuan. Tidak perlu mencemaskan rejeki karena sudah ada yang mengatur. Mereka dipertemukan oleh beberapa kebetulan yang sudah direncanakan. Tidak ada yang tahu, takdir seperti apa yang membawa hubungan mereka ke depannya nanti. Jika jodoh lebih dekat daripada kematian, Lina berharap jodohnya adalah Abizhar. Lantas, apakah Abizhar juga mempunyai rasa kepada Lina? Kisah perjalanan mereka dimulai pada lembaran cerita ini.
All Rights Reserved
#851
pondokpesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADA SENJA DI PONDOK PESANTREN
  • Aku Mencintaimu Karena Allah [End]
  • Presma Pesantren
  • Cinta Terhalang Hijab
  • Mahar Surah An-Nisa
  • Gus Zai Untuk Aisyah(PRE ORDER!)
  • Satu Nama dalam Sujud
  • Gadis Cantik Pemilik Gus Tampan
  • Dear K̶a̶n̶g̶ Santri

Di balik tembok tinggi dan kesunyian khas pondok pesantren, tersimpan cerita tentang pertemuan, rahasia, dan perasaan yang tumbuh diam-diam. Maisya, seorang santri cerdas yang mencintai kesederhanaan senja, dan Reyhan, anak Kyai yang memikat banyak hati dengan pesona sempurna dan segudang prestasi. Azriel bukan santri biasa-ia datang hanya saat liburan, namun kehadirannya cukup untuk mengubah ritme kehidupan Maisya. Senja menjadi saksi perasaan yang mulai tumbuh, luka lama yang perlahan terbuka, dan harapan yang ia simpan dalam diam. Di saat Azriel masih sibuk menjalani takdir besarnya, Maisya belajar menerima rasa yang tak berbalas, hingga takdir mempertemukan mereka kembali di waktu dan tempat yang tak terduga-ketika keduanya telah memiliki dunia masing-masing. Ini bukan hanya kisah cinta remaja di pondok pesantren, tapi tentang pertumbuhan jiwa, kehilangan, dan menemukan kembali-dalam balutan langit senja yang tak pernah sama, namun selalu indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines