EPHEMERAL

EPHEMERAL

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 22, 2022
Aralya Zora Amerta,gadis itu hanyalah tokoh yang tak mampu menentukan skenario yang Tuhan rancang untuknya.Sampai kapan ia mampu bertahan,ia sendiri tidak tahu karena ia hanya mampu menjalaninya. Disaat keluarga yang ia harapkan menjadi malaikat pelindung untuknya justru menjadi penyebab sakit yang ia rasa,Tuhan mempertemukan ia dengan Sagara Aksa Adyatama.Namun ia kira Sagara adalah obat yang akan menyembuhkan lukanya.Tapi ternyata Sagara adalah luka baru yang Tuhan persiapkan untuknya. Mengapa engkau hadir jika engkau tak mampu menetap? Ephemeral _Alya Bahkan meski senja memberimu waktu satu menit,ia akan tetap memberi momen terindah untukmu. Ephemeral _Sagara
All Rights Reserved
#238
break
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • ALASKALETTA
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • MISYELLE
  • Naura & Lukanya
  • Wounds  [On Going]

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines