THE LAXYFER |

THE LAXYFER |

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 21, 2025
20 tahun merupakan umur yang menjadi awal dari pendewasaan. Seorang remaja yang memulai jalan serta makna hidup baru, pun memiliki masalah baru serta tanggung jawab. Arkatama Laxyfer, Pria yang kini berusia 20 tahun, memulai pergantian umurnya sendirian dikamarnya, berpikir keras tentang pilihan dan jalan selanjutnya, memulai atau melanjutkan, memutus atau menghubungkan. Tidak ada lilin, tidak ada ucapan ulangtahun, tidak ada perayaan, tidak ada orang terkasih, Ia sendirian dimalam ulangtahunnya. Tama memimpikan masa depan yang cemerlang, ia begitu siap sejak kecil akan masa depan yang ia tata, namun hancur karena sebuah bencana yang beralasan sebagai Ujian Tuhan. Tak ada yang tau, bahkan Seorang Arkatama sekalipun, tentang kelanjutan hidupnya, sampai kapan dan sampai dimana ia bertemu ujung yang baik. "Mengulang dari 0, 0 pun susah untuk diulang". "Tolong percaya padaku, karena akupun tidak bisa percaya diriku sendiri".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laskar Jingga
  • NYAMAN. (Lilynn & Orine) 48 Gen 12
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Aralie, Maafkan Aku
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Raga Kecil
  • Langit Yang Merenggut Cinta

Mengisahkan tentang, asmara yang telah terbina 8 tahun lamanya yang dalam sekejap berubah menjadi konflik penghianatan tak terduga menyisakan kehancuran bagi seseorang yang sering di panggil dengan sebutan Jiya. Walaupun telah di hianati ia tetap tak bisa membenci orang yang 8 tahun menetap di hidupnya di balik kesedihan itu Ada seorang sahabat cowok yang bersikeras ingin jiya melupakan masa lalu nya. Laskar memikirkan cara agar jingga mau di ajak."Apapun deh yang lo mau ayo cari biar sembuh hati lo." Bujuk nya karena jujur saja ia rindu melihat senyuman jingga. Jingga malah bersedekap ia benar tidak ingin kemana-mana."Nggak ada yang bisa sembuhin hati gue," Tukas nya ia sama sekali tidak menatap laskar. "Ada cuma lo nggak nyadar aja." Kata laskar. Akhirnya jingga mulai melihat nya seraya menyahut."Apa?" Laskar malah menyeringai senyum lalu berucap gamblang."Gue. gue bisa nyembuhin hati lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines