BlindFold

BlindFold

  • WpView
    Reads 662
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 16, 2024
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Peringatan : kisah ini mengandung unsur kekerasan, juga perkataan yang buruk. Harap bijak dalam membaca. *Blindfold* Aku menutup mata untuk melihat Andra Aileen, seseorang yang sedang berjuang untuk mendapatkan kehidupan yang adil dan jujur. Dengan menghalalkan segala cara, walau harus mengorbankan dirinya sendiri. Dibantu oleh temannya, yang juga mendukung ambisinya. Masa lalu yang kelam membuat Andra ini semakin tenggelam, di dalam lautan air mata yang tidak tenang. Lalu kehilangan satu per satu, hal-hal yang sedang Andra perjuangkan. Tentang sebuah takdir yang sedang di hadapi, sedih yang diratapi, hingga tiba pada bahagia yang tiada henti. Berjuang untuk mewujudkan hidup yang lebih baik, di bawah keadilan yang pelik. *Blindfold* Note : kisah ini hanyalah fiksi Penulis : Dina Mariana
All Rights Reserved
#50
pencuri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Guéris-Moi
  • catatan kecil nea
  • [End] Perfectly Imperfect
  • Before I Knew Light
  • A. N. D. A. R. A_ "Aurelia Never Dances Alone Ruin Awaits"
  • Sepotong Kata yang Tak Selesai
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines