Melody, Memory

Melody, Memory

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2022
"Cinta itu perbuatan. Dan kurasa inilah cinta." *** "Melodi ini membawaku mengingat memori itu." Segala sesuatunya pasti akan memberikan timbal balik, selalu berhubungan. Setiap hal akan memiliki risikonya tersendiri, entah apapun itu, di setiap sendi kehidupan. Apa yang kita anggap sepele, akan memberi dampak yang tak kita duga. Dan, pada saat kehilangan sesuatu yang boleh jadi kita anggap kecil, menimbulkan dampak yang tidak kecil. Ini kisah seorang kakak yang memperjuangkan sesuatu yang telah dirahasiakannya lebih dari satu dasawarsa, untuk si kembar. Hinaan, perlakuan tak pantas, ditelannya bulat-bulat. Juga, meninggalkan seseorang yang sudah dijadikannya sesuatu yang sejati, menetapkannya dalam hati. Mengelak, menghindar, berkelit. Namun apa daya jika memang sudah ditakdirkan. Dan, seseorang yang akhirnya mengerti makna rindu yang sesungguhnya. Makna mencintai sesungguhnya. Bagaimana apa-apa yang sebenarnya, yang sebelumnya hanya sebatas dia ketahui. Rasa sabar dan luka akan segera mendapat ganjaran yang pantas. ⓒ augustran, 2022
All Rights Reserved
#172
kedokteran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • 31 Months for You (Revisi)
  • MY MJ (End)
  • DUA GARIS
  • Aksara Tak Bertuan
  • Alam Berkisah
  • Rasa Tanpa Suara
  • My Popular Husband [SUDAH TERBIT]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta

Sebenarnya aku masih ingin mengejarmu, namun ku lihat kau tak ingin ku kejar. Tanpa sadar yang kau lakukan adalah untuk membuatku menjauh. Walau sulit, tapi aku akan berusaha jika itu inginmu. Apapun untuk kamu, selain itu aku tak mampu. Jangankan melupakan, mengikhlaskan saja aku belum mampu. Yang berat adalah merelakan bukan meninggalkan. Untuk saat ini aku tak akan mungkin meninggalkan, karena kamu yang akan terlebih dulu meninggalkan. Pergi, memberi sedih meninggalkan kenangan yang akan selalu teringat walau . Kau jauh disana. Aku tak janji, tapi aku akan menepati. Bukan, melupakan melainkan Merelakan...

More details
WpActionLinkContent Guidelines