Story cover for fall. by martabak_mie
fall.
  • WpView
    GELESEN 72
  • WpVote
    Stimmen 18
  • WpPart
    Teile 10
  • WpView
    GELESEN 72
  • WpVote
    Stimmen 18
  • WpPart
    Teile 10
Laufend, Zuerst veröffentlicht Apr. 28, 2022
Daksa Arkana jatuh cinta dengan menulis. Dia jatuh pada bagaimana dia bisa mengungkapkan pikirannya dengan cara sesederhana itu.

Meir Quirteria pernah jatuh cinta pada menulis. Hingga akhirnya, dia jatuh dan tak bisa menulis lagi.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie fall. zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#557writer
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Yang Amerta di Dalam Aksara (HIATUS)  von saharahaa
8 Kapitel Laufend
Kiran, seorang penulis muda yang jiwanya terperangkap dalam labirin kenangan. Dua tahun setelah kepergian Samudera, kekasihnya, dalam sebuah kecelakaan tragis, Kiran tak lagi menulis untuk dunia, melainkan hanya untuk satu pembaca; Samudera sendiri. Ia memahat setiap tawa, setiap tatapan, ke dalam aksara-aksara yang tak pernah ia terbitkan, menciptakan sebuah 'amerta'─keabadian─pribadi di mana samudera tak pernah benar-benar mati. Buku-buku usang, pena yang setia, dan aroma tinta adalah saksi bisu ritual nya, mengubah kamar menjadi sebuah tempat bagi masalalu. Namun, pengabdiannya pada kenangan mulai menggerogoti kehidupannya yang sekarang. Keluarga Kiran resah, teman-teman nya perlahan mulai menjauh, dan dunia menyusut menjadi sempit, hanya berputar pada poros Samudera. Ia seperti hantu yang melayang di antara baris-baris kalimatnya sendiri, menolak untuk bergerak maju. Hingga suatu hari, sebuah undangan pameran kaligrafi yang mulanya ia abaikan, secara tak terduga mempertemukannya dengan Arjuna, seorang seniman kaligrafi misterius dengan mata sekelam tinta cina dan tangan yang seolah menari di atas kertas. Arjuna, dengan caranya sendiri yang unik, tampak mampu menembus lapisan-lapisan aksara yang Kiran tulis, bukan sekedar membaca kata, melainkan merasakan emosi dan memori di baliknya. Interaksi mereka, yang mulanya canggung dan penuh resistensi dari Kiran, perlahan membuka celah pada benteng kesendirian yang ia bangun. Arjuna bukan pengganti Samudera, melainkan sebuah cermin yang memaksa Kiran melihat bahwa 'amerta' sejati bukanlah sebuah penjara kenangan, melainkan kemampuan untuk membiarkan kenangan hidup di dalam hati, tanpa harus menghentikan denyut kehidupan. Kiran harus menghadapi pertarungan terbesarnya; melepaskan genggaman pada masalalu yang abadi dalam aksara, demi merangkul masa kini yang menjanjikan 'amerta' dalam bentuk lain─kehidupan itu sendiri, dengan segala luka dan kemungkinan indahnya.
mr.bean Ibrahim  End| von k08883
43 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
kia melakukan kesalahan, karena telah menabrak nita ibu dari Bean hingga membuatnya koma,yang menyebabkan kia Andrian putri terjebak dengan putra Sinta yaitu Bean Ibrahim. Bean membelengku kia dalam sangkar besi"kau tak akan bisa kabur ,sebelum ibu ku bangun!" "ah." "bukankah permainan ku di atas ranjang sangat panas kia,kau beruntung menjadi wanita pertama yang kutiduri" kia menatap tajam Bean"laki-laki brengsek" __ makin hari Bean mengalami dilema,di saat ibunya bangun dari koma,Bean enggan melepaskan kia seperti janjinya dahulu akankah kia bisa kabur dari belenggu Bean? ataukah Bean tak akan pernah melepaskan kia? mungkin kah akan hadirnya cinta diantara mereka? Sekedar info kalau baca tinggal kan jejak nya ya,,,jangan kek hantu,,,,ada tapi tak terlihat,,, minimal vote dan komen lah follow juga bagus,,,sedih tau nggak, author lihatnya Peringkat rank🏅=semoga meningkat 'amin' #puisi_6🏅=16 Maret 2024 #sayang_80🏅=16 Maret 2024 #petualangan_201🏅=16 Maret 2024 #misteri_591🏅=16 Maret 2024 #bencijadicinta_37🏅=16 Maret 2024 #happy_843🏅=16 Maret 2024 #roman_821🏅=16 Maret 2024 #acak_924🏅=16 Maret 2024 #klasik_209🏅=16 Maret 2024 #laga_101🏅=16 Maret 2024 #dll_72🏅=16 Maret 2024 #getaran_257🏅=16 Maret 2024 #manusiaserigala_171🏅=16 Maret 2024 #fiksiumum_702🏅=16 Maret 2024 #fiksiilmia_2🏅=16 Maret 2024 #getaran_257🏅=16 Maret 2024 (Revisi pas udah tamat aja) Up tiap hari dilarang plagiat!
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Yang Amerta di Dalam Aksara (HIATUS)  cover
SIRNA cover
I Became The Antagonist cover
TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (Revisi) cover
ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI) cover
A2Z cover
ARGA cover
mr.bean Ibrahim  End| cover
Jodohku Bukan Perjaka cover
Friendship cover

Yang Amerta di Dalam Aksara (HIATUS)

8 Kapitel Laufend

Kiran, seorang penulis muda yang jiwanya terperangkap dalam labirin kenangan. Dua tahun setelah kepergian Samudera, kekasihnya, dalam sebuah kecelakaan tragis, Kiran tak lagi menulis untuk dunia, melainkan hanya untuk satu pembaca; Samudera sendiri. Ia memahat setiap tawa, setiap tatapan, ke dalam aksara-aksara yang tak pernah ia terbitkan, menciptakan sebuah 'amerta'─keabadian─pribadi di mana samudera tak pernah benar-benar mati. Buku-buku usang, pena yang setia, dan aroma tinta adalah saksi bisu ritual nya, mengubah kamar menjadi sebuah tempat bagi masalalu. Namun, pengabdiannya pada kenangan mulai menggerogoti kehidupannya yang sekarang. Keluarga Kiran resah, teman-teman nya perlahan mulai menjauh, dan dunia menyusut menjadi sempit, hanya berputar pada poros Samudera. Ia seperti hantu yang melayang di antara baris-baris kalimatnya sendiri, menolak untuk bergerak maju. Hingga suatu hari, sebuah undangan pameran kaligrafi yang mulanya ia abaikan, secara tak terduga mempertemukannya dengan Arjuna, seorang seniman kaligrafi misterius dengan mata sekelam tinta cina dan tangan yang seolah menari di atas kertas. Arjuna, dengan caranya sendiri yang unik, tampak mampu menembus lapisan-lapisan aksara yang Kiran tulis, bukan sekedar membaca kata, melainkan merasakan emosi dan memori di baliknya. Interaksi mereka, yang mulanya canggung dan penuh resistensi dari Kiran, perlahan membuka celah pada benteng kesendirian yang ia bangun. Arjuna bukan pengganti Samudera, melainkan sebuah cermin yang memaksa Kiran melihat bahwa 'amerta' sejati bukanlah sebuah penjara kenangan, melainkan kemampuan untuk membiarkan kenangan hidup di dalam hati, tanpa harus menghentikan denyut kehidupan. Kiran harus menghadapi pertarungan terbesarnya; melepaskan genggaman pada masalalu yang abadi dalam aksara, demi merangkul masa kini yang menjanjikan 'amerta' dalam bentuk lain─kehidupan itu sendiri, dengan segala luka dan kemungkinan indahnya.