I'M ALONE

I'M ALONE

  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 30, 2022
Singkat saja, kisah ini menceritakan remaja bernama Alfansyah Reza yang memilki beribu-ribu luka dihatinya. Berawal dari kehilangan orang yang dia sayang hingga menyebabkan luka yang berujung duka. Hidupnya abadi dalam kesedihan dan berpasrah pada garis yang tuhan takdirkan. Ia sendirian dengan angan-angan kebahagiaan. *** "tuhan? berapa lama lagi aku harus menahan kesakitan? berapa lama lagi kau membiarkanku dalam ketakutan? dan berapa lama lagi kau akan menyuruh malaikatmu untuk menjemputku?"
Todos los derechos reservados
#851
hidup
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • MY LAST DECEMBER
  • Place That Called Home
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • I'M TALISA || END
  • Puing luka
  • VIN DHEGA
  • DIFRAKSI
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido