Permintaan sang mantan

Permintaan sang mantan

  • WpView
    Reads 340
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 9, 2022
"Aku hamil. Tolong nikahi aku." Satu kalimat permintaan yang ke luar dari belah bibir sang mantan itu sukses membuat kerja jantung pria bernama Jevran Mahendra berhenti dengan seketika. Apalagi ketika suara pekikan terkejut yang disusul dengan bunyi dentruman kencang setelahnya terdengar begitu nyari dari arah belakang tubuhnya. Dadanya terasa sesak, pasokan oksigen seakan menipis, bumi pun seolah berhenti berputar ketika ia menoleh dan mendapati tubuh sang istri--Calisa putri, sudah tergolek tak berdaya dengan darah yang terus merembas dari celah kedua paha. Tidak! Tidak! Jevran tidak ingin kehilangan sang istri serta calon buah hatinya karena permintaan konyol sang mantan.
All Rights Reserved
#205
madu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet RomanShit
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Our Mistake
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)
  • (Repost) MEREKA SUAMIKU #Series 2
  • Rindu
  • (Repost) MEREKA SUAMIKU # 3
  • Xless Marriage
  • Obsesi sang Mafia

(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines