Magic Boy✔️

Magic Boy✔️

  • WpView
    Reads 42,560
  • WpVote
    Votes 4,577
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 15, 2022
Hari itu di dalam kamar saat malam bulan langka, Renjun melukis sosok yang tiba-tiba terlintas di benaknya untuk sekedar membunuh rasa bosan. Renjun melukisnya dengan penuh ketelitian. Akan tetapi bagaimana jadinya ketika Renjun belum selesai melukis sosok itu, Renjun dikejutkan dengan suara teriakan dari penghuni rumah. Rumahnya tiba-tiba kebakaran karena konslet listrik. Semua orang panik, bahkan Renjun sekali pun. Sontak Renjun segera pergi meninggalkan kamarnya untuk menyelamatkan diri. Namun setelah Renjun mengingat bahwa lukisannya masih tertinggal di dalam kamar, Renjun berniat untuk mengambilnya. Tanpa dia duga jika lukisannya membuatnya bertemu dengan manusia aneh. Renjun sempat mengumpati nasibnya, namun di lain sisi juga Renjun sangat beruntung dengan sebuah keajaiban yang dia peroleh. Cowok aneh itu ... Haechan, si cowok lukisan. Up setiap hari Senin&Jum'at Kalau ada typo, bilang yah. Revisi setelah end. ❗Bukan cerita gay, banyak kata-kata kasar❗ -Lagu yang ada di setiap part tidak wajib diputar saat membaca; karena lagu itu hanya lagu-lagu, rekomendasi dari Lovina. Start: 1 Mei 2022 End: 12 Juli 2022
All Rights Reserved
#913
keajaiban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • SAHABAT ✓
  • In Another Life  (NOT BXB)
  • DREAM'S SQUAD || 00L [NCT Dream] ✔
  • Initials (End)
  • COLD BUTTERFLY | Noren
  • Stuck In Love (jaemren)END✔
  • AGATHA SIBLINGS [NCT Dream]
  • Selembar Kertas || Haechan [TERBIT]
  • BUNGA TIDUR [renhyuck]

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines