We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rubik Boy

Rubik Boy

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2023
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Cuma tentang Rinai yang penasaran sama mas SMA yang suka main rubik di halte depan sekolah. "Kamu tahu, kenapa menurutku hidup itu seperti rubik?" Untuk pertama kalinya aku mendengar suaranya. Setelah mendengar suaranya, ku rasa udara di sekitarku semakin menipis. Ku beranikan diri untuk melirik ke arahnya. Ternyata ia menatap rubiknya dengan serius. "Sekacau apapun hidupmu, akan ada cara untuk menatanya kembali pada setiap warnanya," Tanpa bisa ku duga ia menatapku juga. Aku mengedipkan mata beberapa kali untuk menetralisir detak jantungku. Entah bagaimana jadinya jika ia tersenyum, padahal sekarang ia tak memasang ekspresi apapun. Ia berdiri dan pandangan mataku tak bisa lepas darinya. Ia masih menatapku tanpa ekspresi. "Jadi kembalilah. Jangan menungguku di sini. Lain kali aku tidak akan kembali,"
All Rights Reserved
#735
jangwonyoung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Before The Happy Ending || Jay Enhypen
  • GALANG [SELESAI]
  • Death Rose (Taehyung-Rose)✅✅
  • No Longer Mate
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Arsyilazka
  • With You [ Park Jihoon ]✔
  • Light in the Dark

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines