We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Thread Of Destiny

Thread Of Destiny

  • WpView
    Reads 7,215
  • WpVote
    Votes 776
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 12, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Alice, gadis 17 tahun yang dapat melihat benang takdir, mendadak mendapat undangan ke Rothenburg-sekolah para Giftlent-istilah untuk manusia yang terlahir dengan talenta khusus. Alice hanya ingin kehidupan yang normal, tetapi Rothenburg jelas bukan tempat yang normal. Rothenburg bisa mengembalikan kehidupan normal Alice, asalkan dia mau menjalankan misi untuk mencari darah Behemont. Sayangnya, semuanya semakin kacau ketika Alice tahu benang merahnya adalah Eras-musuh bebuyutannya di sekolah. Saat dihadapkan pada dua pilihan, antara hidup normal atau benang merahnya, pilihan mana yang harus dipertahankan Alice?
All Rights Reserved
#161
darkcomedy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Magia Academy [END]
  • Awakening in a fantasy world
  • fated in darkness
  • The Hope
  • Guardian Angel
  • Red Thread Of Destiny
  • LFS 2 - Red String [END]
  • Takdir Yang Hilang [END]
  • Halckelios Academy

Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap. Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam. Dan disinilah.... Petualangan dan Masalah akan dimulai. "Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa. "Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku. "Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu." Penasaran? Yuk baca. Don't copy my story! Murni hasil pemikiran sendiri. Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers! Start : 1 April 2020 Finish : 17 Maret 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines