Tale of Zhao

Tale of Zhao

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 30, 2022
After Aku pernah bilang. Jangan memberi hatimu sepenuhnya. Walau telah meletakkan pedang di lehernya tapi tangan ini tak pernah sanggup digerakkan. Dia bilang akan tetap hidup untuk memastikan aku hidup dengan baik. Dia bilang, di dunia yang keras ini, melunak sedikit saja berarti membiarkan leher ditebas oleh ketamakan manusia-manusia yang haus akan kekuasaan. Dia bilang aku sangatlah malang. Menuntut keadilan pada dunia atas penderitaan yang sudah dialami. Lalu memintanya untuk bertanggung jawab. Aku kehilangan ibuku sejak kecil, ibu pergi dalam dinginnya pelarian kami. Kakek sebagai satu-satunya keluarga yang kupunya pun tak pernah kulihat lagi rupanya. Dia menyuruhku tinggal, menunggunya kembali. Tapi yang datang justru kabar kematiannya. Dan untuk kesekian kalinya, kami mengemasi barang dan tinggal tidak menetap. Berjalan dengan mengendap-endap dan memakai identitas baru. Satu-satunya yang kuikuti adalah kak Yin. Walau akhirnya dia pun berakhir bersimbah darah di bawah pedang orang-orang berlencana bintang kejora itu. ....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • ALVIN (On Going)
  • I Love You
  • Love in Friendship (Completed)
  • [3] Miracle Pill Maker Bullies the Boss [DISCONTINUED]
  • TIME will TELL {On Going}
  • Rewrite Our Memories [K-Lit] ✔
  • A Place Called Home

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines