Possessive Male Antagonist

Possessive Male Antagonist

  • WpView
    Reads 75,291
  • WpVote
    Votes 3,067
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 1, 2024
Ashalina Marcella Agatha seorang gadis cantik berusia 19 tahun, berdarah Indonesia-Australia yang tinggal di Prancis karena harus menempuh pendidikan kuliahnya di sana. Suatu hari tanpa disengaja, dia bertemu dengan pria berwajah tampan dan kaya raya. Apa yang terjadi jika pria itu tiba-tiba mengklaim dirinya di depan umum? Kesal? YA, tentu saja. Siapa yang tidak kesal jika ada pria asing yang tiba-tiba mengklaim dirinya dengan seenaknya. Sejak saat itu, hidup Asha tak bisa sebebas dulu lagi, dia bagaikan burung yang terjebak dalam sangkar emas, dia hanya ingin seperti remaja pada umumnya yang bisa menghabiskan masa muda nya dengan bersenang-senang di dunia luar, bukannya berdiam diri di dalam mansion. Apakah Asha bisa bertahan dengan segala sifat posesif dan overprotektif dari pria tampan itu? Ataukah dia akan lebih memilih untuk pergi sejauh mungkin? ***** "You're mine! Only mine."-Mr. Z "Dasar om-om gila!" ========= [SLOW UPDATE]
All Rights Reserved
#627
overprotective
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Monster
  • Enough
  • TEMAN MASA KECIL YANG TEROBSESI   (hiatus)
  • obsession of a mafia
  • Broken Trust
  • Different [END]
  • SEAN
  • BARELLINE RADEVEN
  • possessive Alejandro
  • Wrong Love [On Going]

Sore itu, aku menemukan seorang anak laki-laki kurus kerontang bagai anjing liar di ujung jalan. Memohon memintaku untuk membawanya ke rumah dengan memprihatinkan, bahkan mengaku tidak memiliki identitas apa pun atau sebait nama ketika kutanya asal-usulnya. Lantas aku mengajaknya ke rumah, merawatnya sepenuh hati, dan memberinya nama Nazael. Namun, ketika anak itu beranjak dewasa, suatu kejanggalan dan beragam konflik perasaan timbul secara berturut-turut. Hingga di titik di mana aku menyesali keputusan konyol membesarkannya sejauh ini, yang sejak awal hanya anak antah-berantah pengirim malapetaka. [ ] - DON'T COPY THIS STORY IN ANY FORM! - © 2025 written by lianilia_

More details
WpActionLinkContent Guidelines